Wijaya Karya (WIKA) Berbalik Bukukan Laba Sebesar Rp 401,95 Miliar di Semester I-2024
JAKARTA, investortrust.id – Emiten konstruksi pelat merah, PT Wijaya Karya Tbk melaporkan perolehan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 401,95 miliar di semester I-2024. Perolehan tersebut menunjukan pembalikan profitabilitas dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, yang menderita rugi bersih atribusi sebesar Rp 1,88 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis, Kamis (29/8/2024) disebutkan, kenaikan profitabilitas mengerek laba per saham dasar menjadi Rp 20,86 per Juni 2024, dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang mengalami rugi per saham Rp 209,72 per saham.
Kondisi berbeda tampak pada pos pendapatan yang justru mengalami penurunan sebesar 18,57% secara year on year menjadi Rp 7,53 triliun dibanding Rp 9,25 triliun di perioda yang sama tahun 2023.
Baca Juga
Emiten Pelayaran (HUMI) Milik Tommy Soeharto Beli 2 Kapal Tug Boat
Meski begitu Perseroan berhasil menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp 6,89 triliun di semester I-2024 dibanding Rp 8,47 triliun. Sementara laba kotor yang dicatatkan sebesar Rp 645,52 miliar.
Pertumbuhan profitabilitas juga didukung oleh adanya penghasilan lain-lain yang mencapai Rp 4,38 triliun di semester I-2024. Sementara pada periode yang sama sebelumnya yang mencapai pendapatan lain-lain sebesar Rp 296,76 miliar.
Penghasilan lain-lain di semester I-2024, terutama bersumber dari keuntungan restrukturisasi pinjaman Rp 3,94 triliun dan pemulihan penurunan nilai Rp 361,19 miliar.
Dengan begitu laba usaha yang dikantongi mencapai Rp 3,39 triliun di semester I-2024 dari posisi sebelumnya Rp 595,96 miliar.
Baca Juga
Saham ULTJ, ASSA, SMIL dan JTPE Rekomendasi Trading Hari Ini, Cek Target Harganya
Adapun dari sisi neraca WIKA mencatat total aset Rp 67,06 triliun hingga akhir Juni 2024, meningkat 1,64% YoY. Adapun liabilitas turun 9,23% secara tahunan menjadi Rp 51,20 triliun, sementara ekuitas melonjak 65,71% secara yoy menjadi Rp 15,86 triliun.
Sementara posisi arus kas setara kas perseroan pada akhir periode Juni 2024 tercatat mencapai Rp 7,04 triliun, menguat 284,73% secara tahunan dari posisi sebelumnya Rp 1,83 triliun.
Grafik Harga Saham WIKA secara Ytd:

