Menteri PUPR: Sebanyak 14 Tower Hunian Disiapkan bagi ASN di IKN
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan 14 menara (tower) hunian untuk aparatur sipil negara (ASN) serta TNI/Polri di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah selesai dibangun atau siap dihuni.
Basuki menjelaskan 14 tower tersebut merupakan bagian dari 47 tower yang dibangun pemerintah untuk kebutuhan hunian ASN serta TNI/Polri di IKN Nusantara. Adapun, proses pembangunan 33 tower lainnya masih terus berjalan.
"Apartemen, sekarang sudah ada 47 yang kita bangun, saat ini 14 yang sudah jadi," kata Basuki di acara ASN Talent Fest 2024 dan Anugerah ASN 2023 yang digelar di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Selasa (27/8/2024).
Baca Juga
Menteri PUPR: ASN yang Tolak Pindah ke IKN Akan Merugi, Ini Alasannya
Menurut Basuki, 14 tower yang sudah rampung pembangunannya mampu menampung setidaknya 1.700 orang. Satu unit apartemen yang ada di masing-masing tower terdiri atas 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, 1 ruang keluarga, dan 1 ruang makan dengan luas 98 m2.
Seluruh unit apartemen akan dilengkapi dengan perabotan atau fully furnished. Sejauh ini, Basuki menyebut sudah ada 10-12 tower yang unit apartemennya dilengkapi dengan perabot atau sudah bisa ditempati.
"Ini akan siap kita tempati, Pak Menteri PAN-RB (Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas) sudah siapkan tahapan pemindahan. Mungkin September ini 1.700 orang yang pindah," ujarnya.
Baca Juga
Pemindahan ASN ke IKN Belum Pasti September 2024, Ini Alasannya
Kemudian untuk pembagian unit apartemen, Basuki menyebut ASN serta TNI/Polri yang sudah berkeluarga dipastikan akan mendapatkan satu unit. Kemudian untuk yang belum berkeluarga akan berbagi dengan ASN atau anggota TNI/Polri lainnya yang juga belum berkeluarga.
"Tadi saya bilang luasannya 98 m2 tiga kamar, kalau masih jomblo dia sharing, tapi kalau yang keluarga ya satu (unit apartemen)," terang Basuki, ditemui usai acara.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas masih belum bisa memastikan apakah pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (ASN) tetap akan dilakukan pada September 2024 sesuai dengan rencana sebelumnya.
Menurut Anas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemindahan ASN ke ibu kota baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu tidak dilakukan terburu-buru. Pemindahan baru akan dilakukan setelah ekosistem dan infrastruktur siap sepenuhnya.
Baca Juga
Menteri PUPR: ASN yang Tolak Pindah ke IKN Akan Merugi, Ini Alasannya
"Semula September, terakhir arahan Presiden jangan terburu-buru kalau ekosistemnya belum siap," ujarnya.
Walaupun demikian, Anas menyebut pemerintah telah memetakan secara detail pegawai beserta pejabat eselon I dan II dari berbagai kementerian dan lembaga yang akan pindah secara bertahap mulai September 2024. Kemudian untuk menampung seluruh ASN yang dipindahkan ke IKN, sudah disiapkan 47 menara (tower) hunian yang mampu menampung hingga 1.700 ASN.
”Kami sudah mapping terkait dengan skenario pemindahan ASN, termasuk seluruh kementerian dan lembaga nanti eselon I-nya siapa, eselon II-nya siapa, nama-namanya sudah ada dan ini sudah kami mapping cukup lama,”

