Net Buy Saham Berlanjut, Asing Borong Saham BMRI dan BBCA
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 490 miliar, seiring dengan berlanjutnya kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/8/2024), sebanyak 40,62 poin (0,56%) menjadi 7.297,62.
Net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 160,73 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 97,17 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 39,44 miliar, PT Harum Energy Tbk (HRUM) Rp 38,44 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 33,18 miliar.
Baca Juga
Stock Split Rampung, Saham Dian Swastatika (DSSA) Perkasa hingga Salip Market Cap TLKM
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 88,40 miliar, PT MNC Land Tbk (KPIG) Rp 27,60 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 23,28 miliar, PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) Rp 20,24 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 16,11 miliar.
Penguatan indeks juga ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor energi melesat 3,23%, sektor teknologi 2,26%, sektor konsumer primer 1,23%, dan sektor material dasar 1,13%. Sebaliknya penurunan tipis melanda transportasi, kesehatan, dan properti.
Saat IHSG melesat, dua saham ini catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) saham PT Green Power Group Tbk (LABA) menguat 24,77% menjadi Rp 272 dan PT Duta Anggada Realty Tbk (DART) menguat 24,55% menjadi Rp 274.
Baca Juga
Bos Smartfren (FREN) Ungkap Perkembangan Proses Merger dengan XL Axiata (EXCL)
Kenaikan juga melanda saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) melesat 20% menjadi Rp 288, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) me3nguat 18,30% menjadi Rp 57.500, dan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) menguat 14,58% menjadi Rp 1.100.
Sebaliknya penurunan melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), PT Citra Putra Ralty Tbk (CLAY), PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM), dan PT Pioneerindo Gourmet Interantional Tbk (PTSP).
Grafik IHSG

