Sarana Menara (TOWR) Raih Fasilitas Pinjaman Rp 1,52 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Sarana Menara Infrastruktur Tbk (TOWR) melalui kedua anak usahanya meraih fasilitas pinjaman dengan nilai komitmen 14 miliar Yen atau lebih dari 1,52 triliun dari PT Bank Mizuho Indonesia.
Kedua anak usahanya yang menerima fasilitas pinjaman tersebut adalah PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Iforte Solus Infotek. Pinjaman tersebut diberikan dengan jaminan.
“Fasiltias pinjaman tersebut berjangka waktu lima tahun atau jatuh tempo pada 7 Agustus 2029,” tulis Sekretaris Perusahaan TOWR Monalisa Irawan dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/8/2024).
Baca Juga
Tuntaskan Akuisisi 90,11% Saham Inti Bangun (IBST), Begini Dampaknya bagi Sarana Menara (TOWR)
Pinjaman tersebut tersebut bertujuan untuk pembiayaan secara umum, termasuk modal kerja dan pembiayaan kembali utang yang telah ada. Sedangkan penjaminan diberikan oleh Protelindo.
Sebelumnya, NH Korindo Sekuritas menyebutkan bahwa perusahaan infrastruktur telekomunikasi mengalami tantangan, seperti adanya kenaikan beban bunga di era suku bunga tinggi serta konsolidasi operator telekomunikasi dari FREN dan EXCL yang akan berlangsung ke depan. Hal ini mendorong NH Korindo Sekuritas mempertahankan rating Buy untuk TOWR namun dengan target harga yang lebih rendah, yaitu di Rp1.070 (Potensi upside +45.6%) yang mencerminkan FY24 8.8x Forward EV/EBITDA.
Penurunan target tersebut dikarenakan mengimplikasi dan untuk mengantisipasi dampak dari konsolidasi operator telekomunikasi di Indonesia kedepannya dan era suku bunga tinggi yang masih berlangsung, dimana beban bunga cukup memukul kinerja TOWR dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga
Bisnis Menara Telko Tetap Kuat, Begini Target Harga Baru Saham Sarana Menara (TOWR)
“Terlepas dari dampak tantangan di atas dan badai yang sedang dilalui tersebut, valuasi TOWR saat ini berada di angka yang cukup menarik dan atraktif. Hal yang menjadi risiko dari call TOWR ini adalah tidak tercapainya ekspetasi pertumbuhan dari TOWR baik dari pendapatan dan tingkat penyewaan serta beban bunga yang masih bertengger tinggi akibat situasi higher for longer,” tutur Analis NH Korindo Leonarno Lijuardi.
Sementara itu, pada perdagangan hari ini (11/7/2024), saham TOWR ditutup menguat 5 poin (0,64%) ke level 785. Dalam jangka waktu satu bulan, saham TOWR melesat 10,56% dari angka 710 pada 11 Juni 2024. Adapun volume perdagangan yang tercatat adalah 38,61 juta dan nilai transaksi sebesar Rp 38,61 miliar. Sementara itu, frekuensi perdagangan yang tercatat hingga penutupan adalah 5.036 kali dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 40,05 triliun.
Grafik Saham TOWR

