Maybank Sekuritas dan Mansek Rajai Nilai Transaksi Saham Sepekan Terakhir
JAKARTA, investortrust.id – PT Maybank Sekuritas Indonesia dan PT Mandiri Sekuruitas (Mansek) merajai aktivitas transaksi di pasar saham selama sepekan terakhir, periode 5-8 Agustus 2024.
Maybank Sekuritas, broker dengan kode ZP ini tampil sebagai jawara dengan akumulasi nilai transaksi sebesar Rp 8,24 triliun atau menguasai 8,55% dari nilai transaksi pada pekan kedua Agustus 2024.
Sementara Mansek yang merupakan anak usaha Bank Mandiri, menjadi runner up dengan mengakumulasi nilai transaksi Rp 8,14 triliun. Broker CC mencatatkan frekuensi transaksi sebanyak 691 juta kali transaksi dengan volume saham sebanyak 8,82 miliar lembar.
PT UBS Sekuritas Indonesia (AK) yang pada pekan sebelumnya tampil sebagai jawara, kali ini harus puas ditempat ketiga dengan mengakumulasi transaksi sebesar Rp 7,94 triliun atau sekitar 8,24% dari total nilai transaksi sepekan.
Baca Juga
Sedangkan JP Morgan Sekuritas Indonesia (BK) tidak bergeser dari posisi keempat mencatat nilai transaksi sebesar Rp 6,49 triliun. Namun dari sisi volume dan frekuensi transaksi broker dengan kode BK ini tidak masuk dalam top 10 broker.
Posisi kelima top 10 broker pekan ini ditempati oleh PT CGS International Sekuritas Indonesia (YU) yang mencatat nilai transaksi sebesar Rp 6,06 triliun dan volume sebanyak 6,53 miliar lembar saham.
Adapun broker asal Korea, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (YP), berada di posisi keenam top value sepekan sebesar Rp 5,59 triliun. Meski begitu YP menjadi jawara frekuensi transaksi sepekan terakhir sebanyak 962 juta kali transaksi.
Broker lokal PT Indo Premier Sekuritas (PD) bertengger di peringkat tujuh dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,84 triliun. Kemudian PT Macquarie Sekuritas Indonesia (RX) menempati peringkat delapan dengan merangkum transaksi saham sebanyak 2,84 triliun.
PT KB Valbury Sekuritas (CP) dan Semesta Indovest Sekuritas (MG) berada di posisi ke-9 dan 10, masing-masing mencatat nilai transaksi sebesar Rp 2,69 triliun dan 2,23 triliun selema sepekan terakhir.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan, data perdagangan saham BEI selama pekan kedua Agustus, periode tanggal 5 - 9 Agustus 2024 ditutup bervariasi, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun 0,70% pada posisi 7.256,996 dari 7.308,123 pada penutupan pekan sebelumnya.
Baca Juga
Tingkatkan Likuiditas Saham, Indosat (ISAT) Akan Stock Split Rasio 1:4
Sermentara itu, kapitalisasi pasar bursa juga mengalami penurunan sebesar 0,87% menjadi Rp 12.302 triliun dari Rp 12.410 triliun pada penutupan pekan pertama Agustus 2024.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmadi mengatakan, kenaikan indikator perdagangan saham di BEI sepekan terakhir tampak pada frekuensi harian Bursa yang meningkat sebesar 4,15% menjadi 981 ribu kali transaksi dari pekan sebelumnya sebanyak 942 ribu kali transaksi.
‘’Kemudian peningkatan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sepekan sebesar 3,60% menjadi lembar saham pada penutupan pekan sebelumnya,’’ urai Kautsar dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (11/8/2024).
Rata-rata nilai transaksi harian Bursa selama sepekan juga mengalami penurunan sebesar 6,53%
Sementara pergerakan investor asing pada Jumat akhir pekan lalu mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 450,63 miliar dan sepanjang tahun 2024 investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 1,42 triliun.

