Valuasi Murah, Saatnya Borong Saham ASII dan UNTR?
JAKARTA, investortrust.id - Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) dan anak usahanya, PT United Tractors Tbk (UNTR) pada sektor industri tergolong dalam jajaran saham undervalue serta menawarkan diskon besar.
Pengukuran ini dilakukan oleh Litbang Investortrust.id berdasarkan poisisi price to earning ratio (PER) ASII dan UNTR, masing-masing sebesar 5,98 kali dan 4,74 kali.
PER sendiri digunakan untuk menentukan saham yang undervalued dengan membandingkan PER suatu saham dengan rata-rata PER saham lainnya pada perusahaannya sektor yang sama, pasalnya PER di bawah 15 kali dianggap undervalued.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menyematkan rekomendasi beli untuk saham ASII dan UNTR. Selain harga saham yang berada di bawah valuasi, menurutnya sektor industri termasuk paling likuid jika dilihat dari pergerakan harga saham.
"Di sisi lain, UNTR sedang dalam up trend dan ASII dalam pasar akumulasi, sentimen UNTR sebenarnya masih terkait dengan stabilitas terhadap pergerakan harga batu bara, saat ini sempat mengalami rebound batu bara dunia dari yang sebelumnya down trend," kata Nafan saat dihubungi investortrust.id Minggu, (11/8/2024).
Nafan berharap akan ada potensi dari permintaan batu bara karena dibutuhkan suplai energi kelistrikan, lantaran ia bilang batu bara merupakan sumber energi yang affordable.
“Tujuannya dalam rangka memenuhi kebutuhan alat berat Komatsu untuk mendukung operasional pertambangan batu bara,” tuturnya.
Grafik Penjualan Mobil Tahun 2018-2024
Sedangkan ASII, kata Nafan, berkaitan dengan adanya potensi kebijakan moneter. Pelaku pasar berharap The Fed melonggarkan kebijakan moneter pada bulan September mendatang, ada pula yang beranggapan kebijakan moneter ini secara agresif.
“Ini akan mempengaruhi dari dinamika permintaan kredit, jadi nanti kredit otomotif bisa meningkat kalau tren suku bunga mengalami pelonggaran/penurunan mulai September nanti,” pungkas Nafan.
Grafik Harga Saham ASII dan UNTR:

