IHSG Jebol, BEI Sempat Siapkan Trading Halt
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat siap-siap menerapkan IHSG Jebol, BEI Sempat Siapkan Trading Haltperdagangan saham setelah indeks harga saham gabungan (IHSG) intraday sesi II, Senin (5/8/2024), jatuh lebih dari 4%.
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham, IHSG melemah 248.469 poin atau 3,4% dan bertengger di level 7.059,65. Penurunan tersebut sedikit lebih baik dari koreksi IHSG pada intraday sesi II lebih dari 4%. Sedangkan trading halt pernah diterapkan BEI pada Maret 2020. Kala itu, Indonesia masih berada pada kondisi pandemi Covid-19.
Baca Juga
IHSG Tersungkur Akibat Data Non-Farm Payrolls AS Jatuh, Bahana Sekuritas Unggulkan Saham Komoditas
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy mengatakan, trading halt disiapkan dalam perdagangan hari ini. Trading halt merupakan penghentian atau pembekuan perdagangan 30 menit atau sementara, jika IHSG turun 5% dalam satu hari perdagangan.
“Kami berharap tidak sampai menerapkan trading halt. Kami akan pantau perkembangan bursa global dan regional,” ujar Irvan kepada wartawan, melalui pesan singkat pada Senin (5/8/2024).
Baca Juga
Saat IHSG Ambrol 3,40%, Tiga Saham Ini Perkasa, Bahkan Ada yang Cetak ARA
Penurunan IHSG hari ini sejalan dengan terjerembabnya mayoritas bursa saham Asia, seperti indeks Nikkei anjlok lebih dari 12%, indeks Kospi 8,77%, Strait Times turun 4,84%, indeks Taiwan melemah 8,35%, dan indeks Malaysia terjerembab 3,48%. Penurunan bursa saham Asia dipicu kekhawatiran ekonomi Amerika Serikat (AS) bakal lebih buruk, dibandingkan perkiraan semula.
Grafik IHSG

