Penjualan Anjlok, Rugi Bersih Krakatau (KRAS) Membengkak
JAKARTA, investortrust.id – Rugi bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) membengkak menjadi US$ 64,15 juta pada semester I-2024, dibandingan periode sama tahun lalu US$ 36,88 juta.
Manajemen KRAS dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/7/2024), menyebutkan bahwa peningkatan rugi bersih tersebut dipicu atas penurunan pendapatan usaha dari US$ 984,63 juta menjadi US$ 444,67 juta.
Baca Juga
Bengkak 61%, Krakatau Steel (KRAS) Derita Rugi US$ 27,34 Juta di Kuartal I-2024
Penurunan pendapatan tersebut menjadikan total laba bruto KRAS menjadi US$ 48,23 juta pada semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu US% 78,05 juta. Kondisi ini memicu perseroan mencatatkan rugi operasi menjadi US$ 4,82 juta, dibandingkan dengan laba operasi US$ 9,87 pada semester I-2023.
Perseroan juga mencatatkan penurunan total aset dari US$ 2,84 miliar menjadi US$ 2,71 miliar pada semester I-2024. Total liabilitas juga turun tipis dari US$ 2,35 miliar menjadi US$ 2,30 miliar. Total ekutias juga turun dari US$ 496,80 juta menjadi US$ 412,67 juta.
Baca Juga
Krakatau Steel (KRAS) Ungkap Penyebab Rugi Rp 2,03 Triliun Tahun 2023
Terkait pergerakan harga saham KRAS telah anjlok mencapai 30,43% sepanjang year to date (ytd) dari Rp 142 menjadi Rp 101 per saham. Saham KRAS mencatatkan penurunan harga yang berlanjut dalam beberapa pekan terakhir.
Grafik Saham KRAS

