Terkait Dividen 2023, Manajemen Bank Permata (BNLI) Ungkap Ini
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen PT Bank Permata Tbk (BNLI) akan mengoptimalkan struktur permodalan guna mencapai pertumbuhan bisnis ke depan. Optimalisasi ini menjadi satu dari beberapa langkah penetapan dividen tahun buku 2023.
Sebagaimana diketahui, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada April 2024 mendatang. Salah satu agendanya adalah penetapan penggunaan laba, termasuk untuk pembagian dividen.
Baca Juga
Kredit PermataBank (BNLI) Tumbuh 4,3% Jadi Rp 142,2 Triliun di 2023
“PermataBank senantiasa menjaga keseimbangan modal yang stabil dan berkelanjutan bagi pemegang saham, serta terus mengoptimalkan struktur permodalan,” ungkap Direktur Keuangan PermataBank, Rudy Basyir Ahmad di Jakarta, Kamis (7/3/2024).
Lebih lanjut, Rudy mengatakan, optimalisasi struktur permodalan tersebut bertujuan untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan di masa mendatang.
Sebagai informasi, untuk tahun buku 2022, Bank Permata membayarkan dividen sebesar Rp 542,7 miliar atau setara Rp 15 per saham.
Baca Juga
Bank Permata (BNLI) Bukukan Pertumbuhan Laba 28% Jadi Rp 2,58 Triliun
"Kalau dilihat tahun 2022, berdasarkan keputusan RUPS, Permata telah melakukan pembayaran dividen sebesar Rp 542,7 miliar setara Rp 15 per lembar sahamnya," terangnya.
Sedangkan dividen tahun buku 2023, menurut dia, akan dihitung berdasarkan asesmen dan perhitungan untuk memastikan keseimbangan antara pengembalian tingkat yang stabil untuk shareholder atas persetujuan RUPST.
Tahun lalu, laba bersih PermataBank mencapai Rp 2,58 triliun sepanjang tahun 2023. Angka tersebut tumbuh 28,39% year on year (yoy), dibandingkan tahun 2022 yang hanya sebesar Rp 2,01 triliun.

