Marketing Sales Kuartal I-2026 Sesuai Ekspektasi, Saham Ciputra (CTRA) Berpotensi Cuan 80%
JAKARTA, investortrust.id – PT Ciputra Development Tbk (CTRA) berhasil catatkan penjualan marketing (marketing sales) senilai Rp 2,4 triliun pada kuartal I-2026. Torehan tersebut setara dengan pertumbuhan 31,4% secara kuartalan (qoq), namun turun 22,5% secara tahunan (yoy).
Mandiri Sekuritas dalam riset harian, Rabu (15/4/2026), menyebutkan bahwa capaian tersebut menunjukkan perbaikan dibandingkan kuartal sebelumnya. Meski demikian, secara tahunan kinerja masih melemah akibat permintaan property yang rendah serta berlangsungnya musim perayaan besar pada kuartal pertama 2026.
Baca Juga
Konflik Iran–AS Dinilai Berdampak Moderat ke Properti RI, Ini Catatan Colliers
Meski menghadapi tekanan permintaan, Mandiri Sekuritas menyebutkan, realisasi marketing sales tersebut telah mencapai 25,8% dari target tahun buku 2026 sebesar Rp 9,5 triliun. “Capaian ini dinilai masih sejalan dengan panduan yang telah ditetapkan perusahaan,” tulis tim riset Mandiri Sekuritas.
Dengan pencapaian tersebut, Mandiri Sekuritas tetap mempertahankan rekomendasi beli saham CTRA dengan target harga Rp 1.330. Adapun saham CTRA kemarin ditutup level Rp 735, sehingga terbuka potensi cuan 80,9%.
Baca Juga
Tahun lalu, CTRA membukukan peningkatan penjualan menjadi Rp 12,61 triliun, dibandingkan tahun 2024 mencapai Rp 11,18 triliun. Laba usaha juga meningkat dari Rp 3,44 triliun menjadi Rp 3,83 triliun.
Peningakatan tersebut berimbas terhadap pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dari Rp 2,12 triliun menjadi Rp 2,66 triliun. Begitu juga dengan laba per saham meningkat dari Rp 115 menjadi Rp 144 per saham.

