Cadangan Devisa Turun, Menko Airlangga: Aturan DHE SDA Tinggal Sosialisasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 menurun dibandingkan posisi akhir Januari 2026. Pada akhir Februari 2026, cadangan devisa Indonesia menyentuh US$ 151,9 miliar atau terkontraksi -1,74% dibandingkan Januari 2026.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan cadangan devisa ini dipengaruhi penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah.
“Kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons BI dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Ramdan Denny Prakoso, Jumat (6/3/2026).
Posisi cadangan devisa pada akhir Februari 2026 setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
Baca Juga
BI yakin ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.
BI akan meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan cadangan devisa yang turun masih dalam jumlah yang lebih dari cukup untuk 6 bulanan impor. Untuk menambah cadangan devisa, pemerintah telah memberlakukan aturan baru Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA).
“Itu sudah sebenarnya diberlakukan. Tinggal sosialisasi dari Kementerian Keuangan,” ujar Airlangga.
Baca Juga
Asosiasi Protes Aturan DHE SDA Baru, Purbaya: Biar Aja Protes, Aturan Saya yang Bikin!

