IHSG Anjlok Lagi, Purbaya: Kalau Saya, Akan Serok ke Bawah
BOGOR, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa tak khawatir dengan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang kembali anjlok pada penutupan Senin (2/2/2026). IHSG diketahui ditutup terjun parah sebanyak 406,88 poin (4,88%) menjadi 7.922 dengan rentang pergerakan 7.820-8341 dengan nilai transaksi Rp 27 triliun.
Purbaya mengatakan, naik turunnya IHSG merupakan hal yang wajar. Purbaya menduga, pasar saat ini sedang menunggu pergantian ketua otoritas jasa keuangan (OJK).
"Kan masih sementara kan, siapa ketua OJK-nya, mungkin masih menunggu ketidakpastian itu," kata Purbaya seusai menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).
Baca Juga
IHSG Anjlok 4,88% Akibat Penurunan Seluruh Sektor Saham, Sebaliknya BBCA dan AADI Perkasa
Purbaya menyatakan, saat ini justru merupakan waktu yang tepat untuk membeli saham saat harga murah. Hal ini karena fondasi ekonomi nasional masih baik dan akan terus membaik.
"Harusnya kalau saya sih, saya akan serok ke bawah, kenapa? Fondasi ekonominya masih bagus, gak ada berubah, dan akan membaik terus ke depan," katanya.
Purbaya mengatakan, Kemenkeu saat ini sudah memproses pembentukan panitia seleksi ketua DK OJK, wakil ketua DK OJK, kepala Pengawas Pasar Modal OJK untuk menggantikan Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara, dan Inarno Djajadi yang mengundurkan diri. Purbaya menargetkan proses pembentukan pansel rampung pada pekan ini dan dilanjutkan dengan proses seleksi pimpinan OJK.
Purbaya menekankan, Presiden Prabowo Subianto tidak memberikan arahan khusus mengenai proses pembentukan pansel tersebut.
"Tidak ada. Kita tunjuk saja berapa orang, karena kita mau secepat seminggu-dua minggu harus ada ketua OJK baru yang definitif," katanya.
Untuk itu, Purbaya optimistis IHSG akan bangkit dalam waktu dua pekan seiring dengan terpilihnya ketua OJK definitif.
"Saya pikir bentar lagi juga naik. pansel mulai dimulai sekarang kan? Dimulai prosesnya hari ini, sudah mulai jalan. Saya pikir cepat seminggunya udah ada clear siapa yang menjadi ketua OJK. Mungkin dalam waktu dua minggu paling lambat kita punya ketua OJK baru," katanya.
Baca Juga
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/2/2026), ditutup kembali terjun parah sebanyak 406,88 poin (4,88%) menjadi 7.922. Rentang pergerakan 7.820-8341 dengan nilai transaksi Rp 27 triliun.
Penurunan tersebut sejalan dengan kejatuhan indek saham bursas Asia. Penurunan juga dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham dengan penurunan paling dahysat dicatatkan saham material dasar melemah 10,74%, sektor energi turun 7,66%, sektor consumer primer melemah 7,67%, seketor infrastruktur turun 6,06%, sektor property melemah, 6,27%.

