Prabowo: Pengangguran RI Turun ke Level Terendah Sejak 1998
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan tingkat pengangguran di Indonesia berhasil turun ke level terendah sejak krisis 1998. Hal tersebut disampaikan saat pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR bersama DPR/DPD di gedung parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pengangguran terbuka Indonesia pada Februari 2025 sebesar 7,28 juta atau 4,76% dari total angkatan kerja sebanyak 153,05 juta. Meski ada pemutusan hubungan kerja (PHK) dan tambahan angkatan kerja 3,67 juta orang, tetapi tenaga kerja yang terserap 3,59 juta orang atau 97,7%.
"Alhamdulillah hari ini tingkat pengangguran nasional berhasil turun ke level terendah sejak krisis 1998," ucap Prabowo.
Prabowo menyebutkan, lapangan pekerjaan nantinya akan semakin terbuka luas dengan dibentuknya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara Indonesia). Apalagi, ada jutaan lapangan pekerjaan di sektor hilirisasi.
"Danantara adalah lembaga pengelola investasi dengan aset dalam pengelolaan lebih US$ 1 triliun. Danantara akan ciptakan jutaan lapangan kerja berkualitas terutama di bidang hilirisasi," ungkapnya.
Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga mengatakan, pembangunan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia akan meningkatkan perekonomian desa, serta menciptakan jutaan lapangan kerja baru.
"Untuk mengatasi perputaran uang yang terkonsentrasi di ibu kota dan kota-kota besar, kami dirikan 80.000 Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih. Koperasi di setiap desa akan meningkatkan ekonomi desa dan menciptakan jutaan lapangan kerja," terang Prabowo.

