Rupiah Hari Ini Terkapar karena Tarif Perang Dagang Trump di- ‘Lock’ 1 Agustus
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Dolar Amerika Serikat (AS) menguat dalam perdagangan Senin (21/7/2025) pagi sehingga membuat nilai tukar (kurs) rupiah tertekan. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah melemah 30 poin (0,19%) ke level Rp 16.327 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar AS (DXY) menguat ke level 98,4.
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan bahwa 1 Agustus merupakan batas waktu bagi negara-negara mitra dagang untuk mulai membayar tarif kepada Amerika Serikat. Namun, tidak ada yang menghentikan negara-negara untuk berbicara dengan AS setelah 1 Agustus.
Baca Juga
Dolar AS Perkasa Bikin Rupiah Ditutup makin Merosot Hari Ini
“Itu batas waktu yang tegas, jadi pada 1 Agustus, tarif baru akan diberlakukan,” kata Lutnick dalam wawancara dengan CBS News ketika ditanya soal tenggat tarif terhadap Uni Eropa.
Batas waktu tarif Presiden AS Donald Trump telah beberapa kali berubah sejak ia mengumumkan kebijakan tarif tinggi terhadap mitra dagang pada 2 April, tetapi pejabat Gedung Putih kini menegaskan bahwa 1 Agustus adalah batas waktu yang pasti.
“Tidak ada yang menghentikan negara-negara untuk berbicara dengan kami setelah 1 Agustus, tetapi mereka akan mulai membayar tarif pada 1 Agustus,” kata Lutnick.
Baca Juga
Lutnick mengatakan bahwa beberapa negara kecil, seperti di Amerika Latin, Karibia, dan Afrika akan dikenai tarif dasar sebesar 10%.
Pernyataan Lutnick bisa menjadi angin segar bagi negara-negara yang dengan cemas menunggu keputusan pasti Trump soal besaran tarif, mengingat presiden sebelumnya sempat mengisyaratkan bahwa tarif dasar untuk negara-negara tersebut bisa melebihi 10%.

