Perry Warjiyo Kasih Bocoran ke DPR, BI Rate Bakal Turun Lagi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan bocoran ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adanya kemungkinan penurunan kembali suku bunga acuan alias BI Rate di semester kedua tahun ini.
Sepanjang tahun ini, BI setidaknya telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak dua kali, yang masing-masing sebesar 25 basis poin (bps). Terakhir, BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level 5,50% dalam rapat dewan gubernur (RDG) periode Juni 2025.
"Kami juga masih ada ruang untuk menurunkan suku bunga BI Rate ke depan dengan inflasi yang rendah dan kami memang salah satunya adalah juga untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Perry saat menyampaikan paparan dalam rapat kerja pembahasan asumsi dasar makro ekonomi tahun 2026 bersama Komisi XI DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/7/2025) malam.
Selain peluang menurunkan suku bunga acuan, BI juga memastikan akan terus melakukan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Langkah itu dilakukan BI melalui intervensi offshore non-delivery forward, non-delivery forwad di dalam dan luar negeri, transaksi spot maupun domestic non-delivery forward.
Baca Juga
Kemudian dalam rapat kerja bersama DPR tersebut, BI juga melaporkan telah membantu pemerintah dalam menambah likuiditas dengan membeli Surat Berharga Negara (SBN) melalui pasar sekunder. Menurut Perry, sampai dengan 26 Juni 2025, BI telah membeli SBN dari pasar sekunder sebanyak Rp 132,9 triliun.
"Ini belum termasuk nanti rencana untuk debt switching dan ini sebagai bagian kami untuk kebijakan moneter untuk stabilitas nilai tukar rupiah dan ekspansi likuiditas dalam menjaga pasar dan moneter kita dari dampak rambatan global," ungkapnya.
Ia pun memastikan pembelian SBN dari pasar sekunder ini diyakini dapat membantu kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas makro ekonomi serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Adapun bank sentral terakhir memangkas suku bunga acuan menjadi 5,50% dalam RDG periode Mei 2025 lalu. Suku bunga BI sempat bertahan pada level 5,75% sejak bulan Januari hingga April 2025.

