Asing Net Sell Saham Rp 0,47 Triliun Rabu, di SBN Rp 0,75 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Dana asing keluar dari pasar saham Indonesia, dengan mencatatkan transaksi net sell Rp 0,47 triliun pada Rabu (18/12/2024). Penjualan bersih ini menipis dibandingkan Rp 1,63 triliun pada perdagangan hari sebelumnya di Bursa Efek Indonesia.
Aksi jual itu membuat asing menambah akumulasi penjualan bersih month to date menjadi Rp 4,36 triliun. “Sedangkan secara year to date, asing masih mencatatkan net buy Rp 17,2 triliun. Ini setara US$ 1,07 miliar,” papar BEI dalam keterangan di Jakarta, Rabu malam.
Baca Juga
Perry Pertahankan BI Rate 6%, Siap Beli SBN Rp 150 Triliun Lebih, Net Inflow Mulai Terjadi
Sedangkan di pasar Surat Berharga Negara (SBN), data terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu adalah transaksi pada Senin (16/12/2024). Non-resident di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan juga mencatatkan penjualan neto Rp 0,75 triliun.
Namun, secara month to date, asing masih mencatatkan pembelian bersih Rp 10,61 triliun hingga Senin lalu. Sedangkan secara year to date, asing mencatatkan net buy Rp 39,56 triliun hingga Senin lalu.
Masih Aksi Jual Saham Bank Kakap
Sementara itu, pemodal asing masih melakukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 473,97 miliar, yang mendorong berlanjutnya koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (18/12/2024). Indeks terpangkas 49,85 poin (0,70%) menjadi 7.107,88, yang merupakan pelemahan hari kelima secara beruntun.
Net sell terbanyak melanda empat saham big cap yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy Rp 343,62 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 265,16 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 137,50 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 58,51 miliar. Aksi jual juga melanda saham PT Blibli Tbk (BELI) Rp 163,46 miliar.
Sebaliknya, lima saham menorehkan pembelian bersih (net buy) cukup besar hari ini, yaitu saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 243,97 miliar, PT MD Entertainment TbK (FILM) Rp 77,69 miliar, PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) Rp 55,36 miliar, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Rp 34,45 miliar, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 29,07 miliar.
Baca Juga

