Menkeu Tegaskan Belum Ada Rencana Ubah APBN 2025
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah Presiden Prabowo Subianto belum berencana melakukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P). Ini karena sejumlah program yang masuk dalam APBN 2025 telah mengakomodasi program dari Prabowo Subianto.
“Memang banyak faktor-faktor terutama untuk program-program beliau yang merupakan prioritas nasional, sudah diakomodasi,” kata Sri Mulyani saat konferensi pers APBN KiTA Oktober 2024, dikutip Senin (11/11/2024).
Sri Mulyani menyebut Prabowo telah meminta pejabat di seluruh kementerian/lembaga (K/L) untuk betul-betul memperhatikan APBN 2025. Utamanya, kata dia, mengenai efisiensi untuk mengatasi ICOR yang tinggi, kebocoran anggaran, dan korupsi.
ICOR, atau Incremental Capital Output Ratio, adalah sebuah indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur efisiensi investasi dalam suatu negara atau perusahaan dalam menghasilkan output atau produk domestik bruto (PDB). ICOR menunjukkan berapa besar investasi tambahan yang diperlukan untuk menghasilkan peningkatan unit output tertentu. Semakin rendah nilai ICOR, semakin efisien suatu investasi, karena membutuhkan modal yang lebih sedikit untuk menghasilkan output tambahan.
“Oleh karena itu, kalau akan dilakukan review terhadap APBN (2025) adalah lebih pada menekankan tadi direction Bapak Presiden Prabowo,” ujar dia.
Sri Mulyani menjelaskan Undang-Undang (UU) APBN 2025 sebetulnya telah memiliki klausul mengenai penyesuaian anggaran. Termasuk di dalamnya perubahan karena adanya K/L dan program yang baru.
“Kita tetap akan berkaitan dengan DPR akan dilakukan (konsultasi). Namun, kita sekarang, sedang fokus untuk melaksanakan UU APBN 2025,” kata dia.
Bendahara Negara menjelaskan proses pelaksanaan UU APBN 2025 akan dimulai dengan penyelesaian Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Aturan ini akan disahkan pada akhir November 2024. Setelah itu, penyerahan DIPA akan dilakukan pada awal Desember 2024.
“Jadi dalam tiga pekan ke depan kita akan sangat-sangat sibuk untuk bekerja bersama dengan seluruh K/L dan Bappenas untuk bisa menerjemahkan APBN 2025 dalam bentuk dokumen perpres rincian daftar dari perincian anggaran per K/L,” tutur dia.

