Negara Maju Pangkas Suku Bunga, Menkeu: Masih Ada Tantangan Volatilitas Pasar Uang dan Arus Modal
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pemangkasan suku bunga oleh The Fed, Bank Indonesia (BI), dan bank sentral negara maju diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian global. Sebab, kata Sri Mulyani, kondisi suku bunga the Fed yang higher for longer menjadi salah satu faktor yang memberi dampak negatif bagi kinerja perekonomian di negara-negara berkembang.
“Jadi penurunan ini adalah langkah yang memang kita harapkan,” kata Sri Mulyani di kawasan parlemen, Jakarta, Kamis (19/9/2024).
Baca Juga
Sri Mulyani mengatakan meski penurunan suku bunga dilakukan, masih terdapat tantangan ke depan yang dihadapi. Dia mengatakan tantangan itu berupa potensi volatilitas pasar keuangan dan arus modal.
“Namun langkah ke depan masih menantang. Tetap memiliki potensi yang menimbulkan volatilitas di pasar keuangan dan arus modal global, yang menciptakan risiko terutama bagi negara-negara emerging market,” kata dia.
Untuk itu, kata Sri Mulyani, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025, pemerintah menyusun dengan kewaspadaan berbagai risiko global. Beberapa risiko global yang akan dihadapi, antara lain, geopolitik dan terjadinya perang.
“Ada perlambatan ekonomi Cina, kelesuan ekonomi Eropa, serta dinamika dan arah kebijakan ekonomi politik di Amerika Serikat pascapemilu,” kata dia.
Baca Juga
Tantangan lain yang menjadi perhatian pemerintah yaitu semakin tajamnya fragmentasi global. Ini diwujudkan dalam bentuk perang dagang dan perang investasi yang makin mengancam dan melemahkan ekonomi dunia.
Bendahara Negara mengatakan pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan tetap lemah pada 2024 dan 2025, yaitu masing-masing 3,2% dan 3,3%. Sementara itu, harga komoditas cenderung volatil di tengah lesunya pertumbuhan ekonomi global.
“Oleh karena itu, APBN 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas serta keberlanjutan. Hal ini untuk mendukung transisi pemerintahan agar berjalan lancar dan efektif,” kata dia.

