Jokowi Ungkap APBN 2025 Perkokoh Lompatan untuk Keluar Middle Income Trap
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2025 harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperkokoh lompatan kemajuan Indonesia. Dengan demikian, Indonesia dapat keluar dari perangkap pendapatan menengah atau middle income trap.
"Ke depan, peran APBN harus kita manfaatkan untuk memperkokoh lompatan kemajuan sehingga Indonesia bisa keluar dari middle-income trap," kata Jokowi dalam pidato penyampaian RUU APBN 2025 dan Nota Keuangan di Sidang Paripurna I DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2024).
Baca Juga
Jokowi Ungkap Arsitektur RAPBN Tahun 2025, Defisit Ditetapkan 2,53%
Jokowi mengatakan, untuk keluar dari perangkap pendapatan menengah, Indonesia harus memanfaatkan bonus demokrasi. Indonesia juga harus melanjutkan transformasi ekonomi.
"Meningkatkan daya tarik investasi dan membuka lebih banyak lapangan kerja," katanya.
Jokowi memaparkan, penyusunan RAPBN 2025 didasarkan pada sejumlah asumsi dasar. Beberapa di antaranya, inflasi akan dijaga pada kisaran 2,5% dan pertumbuhan ekonomi diperkirakan sebesar 5,2%.
"Karena kondisi ekonomi global yang masih relatif stagnan, pertumbuhan ekonomi kita akan lebih bertumpu pada permintaan domestik. Daya beli masyarakat akan dijaga ketat, dengan pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, serta dukungan program bansos dan subsidi," katanya.
Pemerintah, kata Jokowi, akan terus mengupayakan peningkatan produk-produk yang bernilai tambah tinggi yang berorientasi ekspor, yang didukung oleh insentif fiskal yang kompetitif dengan tetap menjaga keberlanjutan fiskal.
"Bauran antara fiskal, moneter, dan sektor keuangan akan dijaga untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sistem keuangan," katanya.
Nilai tukar rupiah, kata Joko tingkir, diperkirakan akan berada di sekitar Rp 16.100 per US$, suku bunga SBN 10 tahun berada di 7,1%. Pemerintah, katanya, akan selalu responsif terhadap dinamika moneter dunia.
"Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan berada pada US$ 82 ler barel. Lifting minyak diperkirakan mencapai 600.000 barel per hari dan gas bumi mencapai 1,005 juta barel setara minyak per hari.
Baca Juga
Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Global
"Pimpinan dan anggota Dewan yang saya hormati, arsitektur APBN 2025 adalah pilar penting untuk menjaga keberlanjutan melalui penguatan berbagai program unggulan yang berkesinambungan dari pemerintah sekarang ke pemerintah yang akan datang. APBN 2025 dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, dan keberlanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," katanya.

