Kemenperin Tuding Data 26.000 Kontainer Tak Transparan, Begini Respons Bea Cukai
JAKARTA, investortrust.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menanggapi pernyataan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang menyebut penjelasan isi 26.415 kontainer yang sempat tertahan di pelabuhan beberapa bulan lalu tidak lengkap dan datanya hanya sebagian.
Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai Nirwala Dwi Heriyanto menyebutkan pihaknya telah memberikan data yang lengkap sebagaimana permintaan dalam surat yang dilayangkan oleh Kemenperin beberapa waktu lalu.
"Kalau belum jelas, ya nanya lagi. Ya kan? Orang kita ada lampirannya kan," ucap Nirwala saat ditemui di kawasan Cikarang, Jawa Barat, Selasa (6/8/2024).
Baca Juga
Polemik Isi 26.415 Kontainer, Kemenperin Sebut Menkeu Belum Transparan
Saat ditanya mengenai pernyataan Kemenperin yang menyebut data isi kontainer tidak transparan dan terkesan ada yang disembunyikan, Nirwala bersikukuh data yang diberikan dalam surat balasan tersebut sudah lengkap.
"Kan saya sudah jawab. Ya kalau ada yang belum jelas, ya tanya lagi dong. Gitu kan? Kan kita enggak ngerti yang mau ditanyakan, yang mana. Yang belum jelas, yang belum ditanya. Itu kan," terangnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif menyebutkan Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita telah menerima surat balasan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang disampaikan dan ditandatangani oleh Dirjen Bea dan Cukai Askolani pada 2 Agustus 2024.
Baca Juga
Kemenperin Bantah Telah Terima Surat Penjelasan Isi 26.000 Kontainer dari Dirjen Bea Cukai
“Sayangnya, data yang disampaikan pada surat tersebut tidak bisa kami gunakan untuk memitigasi dampak pelolosan puluhan ribu kontainer tersebut pada industri karena terlalu makro,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.
“Tidak detail dan hanya sebagian. Kesannya ada data isi dari puluhan ribu kontainer tersebut yang disembunyikan,” kata Febri.

