Unik! Kisah Buriram United Dibalik Kemenangan Anutin Charnvirakul di Pemilu Thailand
Poin Penting
|
BURIRAM, investortrust.id — Di Thailand, kekuasaan tidak selalu terlihat dari jabatan resmi. Sosok paling berpengaruh justru kerap berada di balik layar. Contohnya, Newin Chidchob, pemilik klub sepak bola tersukses di Thailand, Buriram United.
Pada perayaan ulang tahunnya yang ke-67 di Chang Arena, Oktober tahun lalu, tokoh politik lokal yang dijuluki “Paman” oleh warga Thailand ini menerima kunjungan elite politik Bangkok. Di antaranya Caretaker PM Thailand Anutin Charnvirakul, yang dalam Pemilu 8 Februari 2026 maju dengan bendera Bhumjaithai Party.
Saat itu, di stadion berkapasitas 32.600 penonton, Anutin Charnvirakul duduk di samping Newin Chidchob, saat para pawang gajah mengikat benang kuning pemberkahan di pergelangan tangan. “Jadikan dia perdana menteri empat tahun lagi. Menangkan pemilu,” ujar Newin kepada mereka.
Baca Juga
Daftar Gaji Selangit 20 Bintang Eropa: Erling Haaland Teratas!
Dalam dunia politik Thailand yang keras (menghasilkan 10 perdana menteri dalam 20 tahun) sedikit figur memainkan peran seefektif Newin. Meski wajah publik Bhumjaithai Party adalah Anutin, keputusan strategis tetap berada di tangan Newin Chidchob dari balik layar.
Pengaruhnya bahkan terlihat di luar politik, seperti legalisasi ganja yang memenuhi jalanan Bangkok hingga kaus sepak bola dengan logo Chang Beer. Dia juga pemilik klub Buriram United dan Sirkuit MotoGP Buriram. Kedekatannya dengan taipan duty-free Vichai Srivaddhanaprabha (pemilik Leicester City) ikut membentuk reputasinya di jaringan elite Thailand.
Dari provinsi pertanian yang dulu sepi, Buriram kini ramai wisatawan: event olahraga, reruntuhan candi Khmer kuno, hingga kampung halaman Lisa Blackpink (Lalisa Manobal). Klan Chidchob menguasai politik lokal selama puluhan tahun dan tak pernah kehilangan kursi parlemen sejak 2011.
Profesor politik Thitinan Pongsudhirak menyebut kekuatan Newin sederhana, yaitu jaringan patronase. “Ini politik uang. Anda membangun hubungan patron-klien untuk memenangkan kursi parlemen, masuk kabinet, lalu memetik investasi,” katanya, dilansir The Strait Times.
Newin Chidchob dikenal sebagai “kingmaker”. Dia bergabung dengan siapa pun, mulai dari militer kerajaan, reformis demokrasi, hingga kubu Thaksin Shinawatra, selama memberi posisi strategis.
Dana negara miliaran Baht yang dia kelola membuat Buriram naik kelas ekonomi, meski secara nasional Thailand masih tertinggal. IMF memproyeksikan pertumbuhan 1,6% pada 2026, di bawah Vietnam, Malaysia, dan Indonesia. Instabilitas politik, kudeta, putusan pengadilan, dan pergantian tiga perdana menteri sejak 2023, menjadi faktor utama.
🐦 Social Media Post
Meski tak lagi memegang jabatan resmi, banyak pihak yakin Newin Chidchob kekuatan sebenarnya di pemerintahan. Putranya, Chaichanok Chidchob, mengakui pengaruh sang ayah. Tapi, dia membantah semua keputusan berasal dari Newin Chidchob.
Uniknya, lima bulan setelah Newin Chidchob meminta para pawang gajah mendoakan Anutin Charnvirakul menjadi PM Thailand, doa itu terkabul. Dalam Pemilu Thailand terbaru, Bhumjaithai Party besutan Anutin Charnvirakul menang. Bhumjaithai Party mendapatkan 9.973.228 suara atau 29,92%, yang setara dengan 193 dari 500 kursi parlemen.
Bhumjaithai Party mengalahkan partainya anak muda Thailand, People´s Party di posisi kedua dengan 7.864.475 suara (23,55) atau 118 kursi. Sementara di baris ketiga adalah partai yang terafiliasi dengan keluarga Thaksin Shinawatra, Pheu Thai Party, dengan 5.789.512 suara (17,34%) atau 74 kursi.
Baca Juga
Benarkah Raheem Sterling Jadi Investasi Gagal Chelsea? Begini Faktanya

