Dekati Gen-Z, FIFA Bakal Tayangkan Langsung Piala Dunia 2026 Lewat TikTok
Poin Penting
|
ZURICH, investortrust.id – FIFA menggandeng TikTok untuk mendekatkan Piala Dunia 2026 ke penonton global, khususnya gen-z.
Ajang empat tahunan itu akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli, dengan format baru 48 tim. Hingga kini, 42 negara sudah memastikan tiket, termasuk juara bertahan Argentina, Spanyol, Brasil, dan Jerman.
Dengan kontestan yang bertambah, FIFA berharap jumlah penonton juga meningkat. Karena itu, kerjasama dengan TikTok dilakukan. FIFA menilai kerja sama dengan TikTok akan memperluas jangkauan konten turnamen, setelah sebelumnya sukses di Piala Dunia Putri 2023.
Baca Juga
Xabi Alonso Protes Provokasi Diego Simeone kepada Vinicius Jr di Supercopa de Espana
Sekjen FIFA Mattias Grafstrom menegaskan tujuan utama adalah berbagi euforia Piala Dunia dengan sebanyak mungkin penggemar. TikTok akan menjadi “Platform Pilihan Pertama” untuk konten resmi, mulai dari siaran langsung sebagian laga, klip terkurasi, hingga akses eksklusif bagi kreator global.
"Tujuan FIFA adalah untuk berbagi kegembiraan Piala Dunia 2026 dengan sebanyak mungkin penggemar, dan kami tidak dapat memikirkan cara yang lebih baik untuk mewujudkan misi tersebut selama acara olahraga terbesar dalam sejarah," kata Mattias Grafstrom, di situs resmi FIFA.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/fifamedia/status/2009272727853465818?ref_src=twsrc%5Etfw
Nantinya, FIFA dan TikTok akan membangun program kreator yang kuat, yang memberikan akses kepada influencer TikTok global terpilih untuk membuat konten menarik. Mulai dari liputan konferensi pers hingga sesi latihan tim.
Kepala Konten Global TikTok James Stafford menyebut, sepak bola tumbuh pesat di platform tersebut. Melalui program TikTok GamePlan, antusiasme penggemar diubah menjadi keterlibatan nyata, dengan data menunjukkan 42 persen pengguna lebih terdorong menonton pertandingan setelah melihat konten olahraga di TikTok.
"Kami menjangkau generasi berikutnya dari penggemar sepakbola, terutama audiens yang lebih muda dan perempuan, dan mengubah antusiasme tersebut menjadi penonton dan keterlibatan yang nyata dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata James Stafford.
Baca Juga
Rumor Transfer, Inter Milan Bidik Anak Eks Bintang Brasil Robinho

