Ada Masalah Apa? Eks Gelandang Chelsea Lassana Diarra Gugat FIFA Rp1,2 Triliun
Poin Penting
|
PARIS, investortrust.id – Eks gelandang Chelsea Lassana Diarra menggugat FIFA dan Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) kompensasi finansial €65 juta (Rp1,2 triliun).
Lassana Diarra adalah mantan gelandang Prancis yang mencapai masa kejayaan bersama Chelsea dan Real Madrid. Dia juga sempat membela Arsenal, Portsmouth, Marseille, hingga Paris Saint-germain (PSG). Dia juga sempat membela klub Rusia Lokomotiv Moscow.
Akibat masalah di Lokomotiv Moscow inilah Lassana Diarra melancarkan gugatan finansial kepada FIFA. Washington Post menyebut, gugatan ini diajukan melalui firma hukum Dupont Hissel. Dia menilai karier dan keuangannya hancur akibat keputusan FIFA lebih dari satu dekade lalu.
Baca Juga
Cuan! Jual Nicola Zalewski, Inter Milan Untung Rp456 Miliar dalam 7 Bulan
Pada 2014, Lassana Diarra diputus kontraklantaran menolak pemotongan gaji. Perselisihan itu berbuntut panjang. FIFA melarangnya bergabung ke klub baru sampai kasus selesai.
Lassana Diarra vs Barcelona (UCL 10/11, Semi-final 2nd Leg) pic.twitter.com/DGwB4FpjW9
— 𝕄𝕒𝕔𝕙𝕒𝕕𝕠 🔴 (@Sendo922) July 31, 2025
Bahkan, mereka menjatuhkan hukuman tambahan berupa denda €10 juta (Rp189 miliar) ke Lokomotiv Moscow dan €110 ribu (Rp2 miliar) ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Akibatnya, Lassana Diarra dibekukan 15 bulan, gajinya ditangguhkan, dan gagal menandatangani kontrak dengan klub Belgia, Charleroi.
Kasus itu membuat Lassana Diarra merasa dirugikan. Dia menggugat dengan dasar hukum tenaga kerja Uni Eropa, yang menegaskan setiap pekerja di negara anggota berhak mendapatkan pekerjaan tanpa pembatasan.
Pada Oktober 2024, Pengadilan Eropa (CJEU) memenangkan Lassana Diarra dan menyebut regulasi FIFA melanggar hukum Uni Eropa karena menimbulkan kerugian finansial maupun karier bagi pesepak bola. Sekarang, dia menuntup FIFA.
“Saya melakukan hal ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, melainkan juga untuk semua pemain yang tidak memiliki kemampuan finansial maupun mental untuk melawan aturan FIFA di pengadilan,” ujar Lassana Diarra, dikutip Washington Post.
Merespons putusan tersebut, FIFA pada Desember lalu merevisi regulasi transfer. Tapi, langkah itu justru memicu tuntutan lebih besar. Serikat pemain Justice for Player kini mengajukan gugatan class action mewakili sekitar 100 ribu pesepak bola yang mengaku dirugikan sejak 2002.
“Sejak Pengadilan Eropa memutuskan kasus Lassana Diarra pada Oktober 2024, FIFA telah bekerja dengan para pemangku kepentingan untuk menyesuaikan regulasi sesuai arahan pengadilan. Kami tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait perkara hukum yang masih berjalan," bunyi pernyataan resmi FIFA di situsnya.
Baca Juga
Cristian Romero Beberkan Alasan Perpanjang Kontrak dengan Tottenham Hotspur
Former France international Lassana Diarra is seeking 65 million euros ($76 million) from FIFA and the Belgian football association as part of a long-running legal battle over transfer rules, the player's lawyer said on Monday ➡️ https://t.co/e1iDRj2u1I #AFPSports pic.twitter.com/ICn8sBDLOb
— AFP News Agency (@AFP) August 18, 2025

