Ditangkap Polisi Kasus Narkoba, Klubnya Radja Nainggolan di Divisi II Belgia Klarifikasi
BRUSSELS, investortrust.id – Klub Divisi II Belgia Lokeren-Temse beri klarifikasi terkait penangkapan Radja Nainggolan oleh aparat Kepolisian Belgia dengan dugaan terlibat kasus narkoba jaringan internasional.
Radja Nainggolan sempat menghabiskan karier dengan membela Bhayangkara FC di Liga 1 2023/2024. Hal itu dilakukan setelah mantan pemain nasional Belgia keturunan Indonesia itu setelah berkelana di berbagai klub Italia seperti Piacenza, Cagliari, AS Roma, Inter Milan, hingga SPAL.
Sayang, di penghujung karier, Radja Nainggolan tersandung kasus kriminal serius. Pada Senin (27/1/2025) pagi waktu Belgia, dia ditangkap polisi. Penangkapan di Brussels merupakan bagian dari penyelidikan kasus penyeludupan narkoba dari Amerika Selatan lewat pelabuhan Antwerp.
Baca Juga
Inilah Alasan Asosiasi Sepak Bola Spanyol Perpanjang Kontrak Luis de la Fuente
Penangkapan Radja Nainggolan mengejutkan banyak pihak, termasuk klubnya saat ini Lokeren-Temse. Mereka terkejut karena pemain yang baru bergabung pada bursa transfer musim dingin 2025 tidak menunjukkan gelagat mencurigakan.
Tapi, Lokeren-Temse menegaskan mendukung proses hukum yang sedang dijalankan. “Kami menghormati asas praduga tak bersalah atas kasus ini. Karena itu, kami tidak bisa berkomentar lebih lanjut,” bunyi pernyataan resemi Lokeren-Temse di situsnya.
“Yang bisa kami pastikan adalah pemain yang dimaksud tetap absen dari sesi latihan pagi ini (Senin),” lanjut Lokeren-Temse.
Baca Juga
🚨🚨 RADJA NAINGGOLAN 🇧🇪 𝗩𝗜𝗘𝗡𝗧 𝗗’𝗘̂𝗧𝗥𝗘 𝗔𝗥𝗥𝗘̂𝗧𝗘́ 𝗣𝗢𝗨𝗥 𝗧𝗥𝗔𝗙𝗜𝗖 𝗗𝗘 𝗗𝗥𝗢𝗚𝗨𝗘 🥷🤯.
— BeFootball (@_BeFootball) January 27, 2025
L’ancien international belge serait impliqué dans un vaste réseau d’importation de cocaïne.
Il avait repris sa carrière de joueur cette semaine.
(@gva) pic.twitter.com/LbL4tKeOYh

