Tolak Menyerah, Francesco Bagnaia Sebut Masih Berpeluang Juara Dunia MotoGP 2024
BARCELONA, investortrust.id – Juara bertahan MotoGP Francesco Bagnaia menolak menyerah. Pecco mengaku akan berjuang sekuat tenaga karena merasa peluang mengalahkan Jorge Martin masih ada.
Dalam sejarah era MotoGP, hanya dua kali, yaitu pada 2006 dan 2015, ada pembalap yang memimpin klasemen jelang akhir musim gagal juara. Pada kedua kesempatan itu, Valentino Rossi harus kehilangan mahkota juaranya.
Valentino Rossi kehilangan keunggulan 8 poin dari Nicky Hayden pada MotoGP 2006. Lalu, keunggulan 7 poin dari Jorge Lorenzo pada MotoGP 2015 juga sirna di balapan penentuan gelar juara dunia MotoGP.
Baca Juga
Tebar Psywar, Francesco Bagnaia Tidak Akan Biarkan Jorge Martin Menang Mudah
Akhir pekan ini, anak didik Valentino Rossi di VR46 Academy, Francesco Bagnaia, membutuhkan kejutan yang lebih besar untuk menggagalkan Jorge Martin dari mahkota juara MotoGP 2024. Dia akan memulai final di Barcelona dengan selisih 24 poin dengan maksimal 37 poin yang masih diperebutkan untuk sprint race (12) dan main race (25).
“Saya senang dengan keputusan menggelar seri terakhir musim ini di Barcelona, bukan di Valencia. Apa yang terjadi sungguh mengerikan, dan kami sungguh berharap hasil dari acara ini dapat memberikan dukungan yang besar bagi mereka yang terkena dampak banjir,” ujar Francesco Bagnaia, dilansir Crash.net.
“Bagi kami, kami akan menghadapi akhir pekan seperti biasa. Kami masih punya kesempatan. Meskipun akan sulit, kami akan memberikan segalanya hingga akhir,” tambah Francesco Bagnaia.
“Apa pun hasilnya, merupakan suatu kehormatan untuk sekali lagi berada di balapan terakhir musim ini, berjuang untuk gelar juara dunia. Saya tidak sabar untuk kembali ke jalur yang benar!” pungkas Francesco Bagnaia.
Baca Juga
Begini Saran Fabio Quartararo untuk Jorge Martin Agar Juara Dunia MotoGP 2024

