Francesco Bagnaia Beberkan Kelebihan dan Kekurangan Balapan di Barcelona
KUALA LUMPUR, investortrust.id – Pembalap Ducati Francesco Bagnaia pantang menyerah menghadapi seri terakhir MotoGP. Pecco berjanji bakal habis-habisan menghadapi MotoGP pengganti Valencia di Barcelona pada 15-17 November 2024 karena Circuit de Catalunya selalu menantang.
MotoGP Malaysia telah berakhir dengan Jorge Martin juara sprint race dan Francesco Bagnaoa berjaya di main race. Keduanya kini menciptakan jarak 24 poin. Itu berarti The Martinator bisa juara jika memenangi sprint race di seri terakhir.
Masalahnya, balapan yang semula digelar di Valencia batal karena bencana alam banjir bandang. Perlombaan akan dipindah ke Circuit de Catalunya, Barcelona.
Baca Juga
Catat! Syarat Jorge Martin Juara Dunia di Sprint Race MotoGP Pengganti Valencia
Lomba di Barcelona secara tradisi selalu sulit diprediksi. Faktanya, belum pernah ada pembalap yang berhasil menang berturut-turut sejak Jorge Lorenzo melakukannya pada 2012 dan 2013. Francesco Bagnaia adalah juara main race di Barcelona pada Mei 2024 dan Aleix Espargaro di sprint race.
Meski membutuhkan keajaiban untuk mempertahankan gelar juara dunia MotoGP, Francesco Bagnaia mengaku pantang menyerah. Dia menyebut akan berjuang sekuat tenaga. Dia akan habis-habisan untuk mengais asa terakhir dalam perlawanan dengan Jorge Martin.
"Secara matematika, itu (gelar) masih memungkinkan. Kami tahu ini cukup sulit. Tapi, apapun bisa terjadi di Barcelona. Biasanya saya tampil lebih baik di Barcelona. Tapi, lintasannya memang lebih rumit. Anda harus balapan dengan lebih akurat,” ujar Francesco Bagnaia, dilansir Autosport.
“Saya pernah jatuh di sana saat sprint race. Jadi, balapan nanti akan tricky. Kondisinya akan lebih berat dibandingkan dengan balapan sebelumnya karena cuaca akan dingin dan dua tikungan di sana cukup rumit (T2 dan T5). Jadi, penting sekali untuk tenang,” pungkas Francesco Bagnaia.
Baca Juga
Jorge Martin Beberkan Alasan Gagal Kalahkan Francesco Bagnaia di MotoGP Malaysia

