MotoGP Sisa 2 Seri, Ducati Tegaskan Tidak Ada Skenario Team Order
KUALA LUMPUR, investortrust.id – Bos Ducati Davide Tardozzi menyatakan Francesco Bagnaia dan Jorge Martin akan bertarung dengan fair. Sebab, Ducati tidak akan melakukan team order dengan membiarkan keduanya berjuang sampai akhir.
Jorge Martin dan Francesco Bagnaia akan tampil di MotoGP Malaysia akhir pekan ini dengan selisih hanya 17 poin. Dengan dua putaran tersisa, Jorge Martin dapat memenangkan kejuaraan di Sepang jika mendapatkan tambahan 21 poin dari 37 yang disediakan.
Dalam situasi yang kurang menguntungkan Francesco Bagnaia itu, muncul rumor team order. Banyak beredar kabar Ducati akan menggunakan dua spesifikasi motor berbeda untuk Jorge Martin dan Francesco Bagnaia.
Baca Juga
Ada Masalah Apa? Francesco Bagnaia Tunggu Keputusan Dorna Soal MotoGP Valencia
Muncul pula kabar pembalap Ducati lainnya untuk mengalah memberi jalan kepada Francesco Bagnaia mengejar defisit poin dari Jorge Martin. “Saya pikir para pembalap itu, di era ini, berada di level yang sama. Jadi, saya pikir sulit mengatur mereka,” ujar Davide Tardozzi, dilansir Crash.net.
Selain Francesco Bagnaia, Davide Tardozzi juga memastikan tidak ada team order membantu Enea Bastianini mengalahkan Marc Marquez dalam perebutan posisi ketiga klasemen akhir oembalap MotoGP 2024. Dia memastikan semua pembalap Ducati bebas bertarung sesuai dengan kemampuan.
“Tidak, tidak ada (team order). Enea bertarung dengan Marc untuk posisi ketiga. Jadi, sejauh ini masing-masing dari mereka berjuang untuk kejuaraannya sendiri, posisinya sendiri dalam kejuaraan. Jadi, saat ini tidak ada team order. Tidak ada diskusi tentang pertarungan ini,” pungkas Davide Tardozzi.
Baca Juga
Jorge Martin atau Francesco Bagnaia? Skenario Juara Dunia MotoGP 2024

