Rugi Bandar! Manchester United Keluarkan Rp 804 Miliar untuk Biaya Cedera Pemain
MANCHESTER, investortrust.id – Manchester United menjadi tim Liga Premier paling banyak mengeluarkan biaya cedera pemain sepanjang musim 2023/2024. Total, 39,81 juta Poundsterling (Rp 804 miliar).
Setan Merah benar-benar sedang terpuruk. Dari kacamata prestasi, pasukan Erik ten Hag menderita serentetan hasil negatif. Sementara dari segi finansial, Manchester United telah mengelontorkan banyak uang tidak berguna untuk berbagai kepentingan. Salah satunya biaya pengobatan cedera pemain.
Menurut laporan Men’s European Football Injury Index yang disusun oleh kelompok perantara asuransi global, Howden, Manchester United jadi klub Liga Premier yang paling banyak keluar uang untuk cedera pemain.
Baca Juga
Kapan Pensiun Dari Timnas Argentina? Begini Jawaban Unik Lionel Messi
Biaya cedera ini dihitung dengan mengalikan gaji harian dasar pemain yang cedera dengan jumlah hari absen. Laporan tersebut mencatat bahwa Manchester United mengalami 75 kasus cedera selama musim 2023/2024. Mereka hanya kalah dari Newcastle United yang mencatat 76 cedera.
Tapi, dari segi biaya, Manchester United yang tertinggi diikuti Chelsea dengan biaya rata-rata 540 ribu Poundsterling (Rp 10,9 miliar) per cedera atau total 30,22 juta Poundsterling (Rp 408 miliar).
Sementara juara bertahan Liga Premier, Manchester City, hanya mencatatkan 57 cedera pemain. Total biaya yang dikeluarkan Pep Guardiola untuk menyembuhkan pemainnya adalah 27 juta Poundsterling (Rp 545 miliar).
Jika ditotal, Liga Premier menyumbang 44% dari total biaya cedera di lima liga besar Eropa. Sebagian besar karena tingginya gaji yang dibayarkan oleh klub-klub Inggris. Tagihan cedera mereka mencapai 265,8 juta Poundsterling (Rp 5,3 triliun) dari total 610,2 juta Poundsterling (Rp 12,5 triliun) di lima liga besar Eropa.
Jumlah ini menunjukkan peningkatan 5% dibandingkan musim 2022/2023. Sementara jumlah cedera di seluruh liga di Eropa naik 4% menjadi 4.123 kasus dengan Bundesliga mencatat jumlah cedera tertinggi untuk musim kedua berturut-turut (1.255) selama 2023/2024.
Kesimpulan dari laporan ini adalah tidak ada korelasi jumlah pertandingan dengan cedera pemain. Pasalnya, Bundesliga diikuti 18 tim dan ada libur musim dingin, tapi punya jumlah cedera yang melewati Liga Premier dan La Liga.
Baca Juga
Respons Shin Tae-yong Atas Kekalahan Timnas Indonesia Lawan China

