Konstelasi Industri Umrah dan Haji di Indonesia Luar Biasa, Begini Dukungan BSI
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menilai bahwa konstelasi industri umrah dan haji di Indonesia merupakan suatu hal yang luar biasa. Pasalnya, untuk umrah saja, Indonesia menjadi negara dengan penyumbang jamaah umrah terbesar di dunia.
"Jadi kalau hitungan itu mungkin sudah di atas 1,5 juta bahkan mungkin mendekati 2 juta jamah umrah setiap tahun yang berangkat ke Tanah Suci. Jadi ini adalah sesuatu yang luar biasa, karena apa? Karena haji juga memang kuotanya terbatas. Kemudian umrah menjadi salah satu cara untuk orang-orang berangkat ke tanah suci," ujar Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna dalam acara Kompas Travel Fair 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (20/9/2024).
Sehubungan dengan hal tersebut, Anton menjelaskan, BSI akan mendukung industri umrah dan haji ini secara luar biasa. Di mana, BSI membangun ekosistemnya secara menyeluruh, mulai dari penyediaan infrastruktur keuangannya hingga ekosistem untuk para travel penyelenggara layanan haji dan umrah.
"Jadi kita juga bukan hanya biayai dari sisi jamaah atau nasabah yang akan berangkat umrah atau haji. Tapi kita juga bangunkan ekosistem untuk para travel penyelenggara layanan haji dan umrah," ungkap Anton.
Lebih lanjut, saat disinggung mengenai visi BSI untuk pariwisata di Indonesia, Anton membeberkan bahwa sebenarnya BSI mengembangkan beberapa stream, salah satunya adalah industri halal.
Menurut Anton, industri halal ini kaitannya sangat banyak, mulai dari makanan halal, pakaian yang sesuai dengan syariah, hingga travel yang ada unsur religinya.
"Tapi jangan lupa juga syariah itu sebenarnya itu dekat dengan sustainability, dengan isu-isu lingkungan dan segala macam. Jadi ya kita untuk travel kita masukkan sebagai salah satu bagian dari industri yang kita fokuskan. Terutama tadi itu untuk yang berkaitan industri-industri travel yang ada kaitan dengan religi dan juga keberlangsungan lingkungan yang jauh lebih baik," jelas Anton.
Baca Juga
Didorong Musim Haji, Transaksi Kartu Debit Bank Muamalat di Luar Negeri Melonjak 121% per Juni 2024
Sebagai tambahan informasi, BSI turut serta dalam gelaran Kompas Travel Fair (KTF) 2024 yang berlangsung pada 20 hingga 22 September 2024 di JCC. Event ini merupakan pameran produk pariwisata domestik dan internasional yang diharapkan dapat menjadi one-stop solution untuk kebutuhan travelling dengan tema Multi Travel Experience.
Anton mengatakan, keikutsertaan BSI dalam KTF adalah bagian dari strategi besar perusahaan untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah.
“BSI melihat KTF 2024 sebagai kesempatan untuk memperkuat posisi perseroan sebagai penggerak utama dalam ekosistem Islam di sektor wisata dan keuangan syariah,” imbuh Anton.

