Profil Brisbane Roar, Klub Australia Kontrak Striker Timnas Indonesia Rafael Struick
BRISBANE, investortrust.id – Klub Australia Brisbane Roar mengumumkan baru saja merekrut striker Timnas Indonesia Rafael Struick.
Rafael Struick memutuskan meninggalkan sepak bola Eropa. Pemain keturunan itu bergabung dengan Brisbane Roar di A-League dengan status bebas transfer setelah tidak melanjutkan kontrak bersama ADO Den Haag di Eredivisie.
“Selamat datang di Brisbane Roar, Rafael Struick. Mengucapkan selamat datang kepada penyerang internasional Indonesia, Rafael Struick, dari klub Belanda, ADO Den Haag untuk musim 2024/2025,” tulis Brisbane Roar dalam pernyataan resminya.
Lalu, klub macam apa Brisbane Roar? Brisbane Roar Football Club adalah klub sepak bola profesional Australia yang bermarkas di Brisbane, Queensland. Klub ini berkompetisi di A-League, dengan Ruben Zadkovich sebagai pelatih saat ini.
Baca Juga
Eks Klubnya Thom Haye Dipermalukan AZ Alkmaar 1-9, Robin van Persie Berikan Pembelaan Diri
Brisbane Roar telah memenangkan gelar domestik sebanyak tiga kali dan memegang rekor tak terkalahkan terlama, yakni 36 pertandingan liga tanpa kekalahan. Klub ini memiliki sejarah yang sama dengan Queensland Lions, yang berkompetisi di musim perdana A-League sebagai Queensland Roar.
Klub ini memiliki seragam oranye. Warna itu dipilih karena klub memiliki hubungan dengan Belanda. Pasalnya, klub ini dibentuk pada 1957 sebagai Hollandia-Inala Football Club oleh imigran Belanda.
Kemudian, tim ini menjadi Brisbane Lions sebelum bermetamorfosis menjadi Queensland Roar untuk bermain dari musim perdana A-League 2005/2006 hingga 2008/2009 sebelum akhirnya berganti menjadi Brisbane Roar.
Sepanjang sejarahnya, klub milik Group Bakrie itu mampu mengoleksi banyak piala. Brisbane Roar memiliki dua gelar A-League Premiership pada 2010/2011 dan 2013/2014, serta menjadi runner-up musim 2011/2012. Mereka juga tiga kali menjuarai A-League Championship (2011, 2012, 2014), serta runner-up Australia Cup (2023).
Musim lalu, Brisbane Roar menempati peringkat kesembilan klasemen akhir dari 12 peserta A-League. Itu terjadi setelah mereka mengumpulkan 30 poin dari 27 pertandingan dengan 42 gol memasukkan dan 55 gol kemasukan.
Baca Juga
Negosiasi Lancar, AC Milan Hampir Pasti Perpanjang Kontrak Mike Maignan

