Layak Disimak! Berikut Lima Tips Sehat tanpa Mahal dari Pakar Kesehatan
SURABAYA, investortrust.id - Hidup sehat menjadi salah satu kunci umur yang panjang, namun banyak orang yang berpikir untuk menerapkan pola hidup sehat membutuhkan biaya mahal. Padahal hal tersebut dapat dilakukan dengan biaya yang murah.
Praktisi Medis dan Motivator Hidup Sehat Handrawan Nadesul mengungkapkan, kalau masyarakat bisa menerapkan pola hidup sehat maka akan jarang bertemu dokter yang akhirnya akan menghemat pengeluaran.
“Hidup sehat itu sebetulnya gampang, itu yang selama ini sebenarnya saya keliling Indonesia selama 15 tahun menyampaikan konsep sehat itu murah, kuncinya lima” ujarnya, dalam Investortrust Power Talk bertema ‘Fraud di Layanan Kesehatan, Bagaimana dengan Perlindungan Konsumen/Pasien?’, yang digelar di Vasa Hotel, Surabaya, Rabu (14/8/2024).
Baca Juga
Praktisi Sebut Literasi Kesehatan Sangat Penting untuk Antisipasi Overtreatment Kesehatan
Pertama, adalah tepat dalam memilih makanan. Pilihlah menu yang seimbang, seperti ketika di warung tegal (warteg) dengan memesan seporsi nasi, dengan lauk ikan, tempe, tahu, dan sayur. Bukannya mengkonsumsi junk food atau makanan olahan daging seperti ham, nugget dan lain sebagainya. Di sisi bersamaan, daging olahan sebenarnya juga sudah dilarang oleh World Health Organization (WHO).
“Kenapa penyakit sekarang lebih banyak seperti kanker, jantung koroner dan sebagainya, karena yang kita konsumsi salah,” ucap Handrawan.
Kedua, usahakan rutin melakukan jalan kaki, atau lebih baik jika jalan cepat (brisk walking). Selain menyehatkan, jalan kaki juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
Baca Juga
Kesenjangan Pengetahuan antara Dokter dengan Pasien Picu Timbulnya Overtreatment Kesehatan
“Kemudian, manajemen stres. Kita harus kendalikannya, semua orang dari berbagai latar belakang tentu memliki stres. Oleh karena itu, perlu disikapi dengan bijak, agar ketahanan jiwanya kuat,” kata Handrawan.
Keempat, sebisa mungkin rutin melakukan check up kesehatan dan juga check up kehidupan. Karena banyak dari masyarakat yang mengabaikan hal ini, kemudian jatuh sakit dan tidak punya persiapan. Ujungnya, mau tidak mau membeli asuransi dengan biaya premi yang tinggi karena sudah mengidap persoalan kesehatan.
Padahal, kalau sejak awal atau sejak muda sudah rutin check up kesehatan dan telah membeli asuransi, pasti biayanya akan jauh lebih murah ketimbang sudah sakit. “Terakhir, hidup seimbang dunia akhirat,” ujar Handrawan.

