Kalahkan Bologna, Juventus Kembali ke Jalur yang Tepat di Serie A
Poin Penting
|
TURIN, investortrust.id – Pelatih Juventus Luciano Spalletti menilai timnya berada di jalur yang tepat setelah meraih kemenangan penting yang memperbaiki posisi mereka di klasemen Serie A. Dia menyoroti kekompakan tim sebagai kunci kebangkitan performa I Bianconeri.
Juventus tampil agresif sejak awal pertandingan melawan Bologna di Juventus Allianz Stadium, Senin (20/4/2025) dini hari WIB. Baru berjalan kurang dari dua menit, mereka sudah membuka keunggulan lewat sundulan tipis Jonathan David. Setelah jeda, gol kedua lahir melalui pemain pengganti Khephren Thuram memanfaatkan umpan Weston McKennie.
Meski menang 2-0, pertandingan tidak sepenuhnya berjalan mudah. Bologna sempat memberikan ancaman melalui Emil Holm dan Jonathan Rowe yang sama-sama membentur mistar gawang. Sementara itu, gol Francisco Conceicao dianulir karena offside.
Baca Juga
Setelah Segel Gelar Bundesliga, Bayern Muenchen Incar DFB-Pokal dan Liga Champions
Seusai pertandingan, Spalletti turut menanggapi selebrasi unik yang dilakukan para pemain saat merayakan gol Thuram. Dia mengaku terkesan dengan kebersamaan yang ditunjukkan skuadnya. “Saya tidak tahu apa yang mereka rencanakan, tetapi melihat mereka merayakan bersama seperti itu sangat luar biasa,” ujar Spalletti, di situs resmi Juventus.
“Indah melihat seorang pemain mencetak gol lalu berbagi kebahagiaan dengan rekan setim dan para suporter. Semua itu lahir dari rasa saling percaya dan kedekatan antar pemain. Jika ingin punya teman, maka bersikaplah seperti seorang teman,” tambah Spalletti.
Kemenangan ini terasa sangat krusial bagi Juventus. Mereka berhasil memanfaatkan hasil kurang maksimal para pesaing seperti Como, Roma, dan Atalanta untuk memperlebar jarak lima poin di posisi empat besar.
Lebih dari itu, Juventus kini hanya terpaut tiga poin dari AC Milan dan Napoli yang berada di posisi kedua. Situasi ini membuka peluang besar bagi mereka untuk terus merangsek ke papan atas, terlebih dengan laga besar melawan Milan yang sudah menanti.
Spalletti menegaskan, timnya harus menjaga intensitas permainan sejak awal dan tidak boleh terlena oleh situasi klasemen. “Apa yang tidak boleh kami lakukan adalah menurunkan intensitas, apalagi melihat hasil tim lain yang bisa membuat kami merasa aman. Itu berbahaya, jadi kami harus menjaga sikap sejak awal hingga akhir,” katanya.
Performa Juventus sendiri disebut mulai menemukan momentum sejak awal Maret, tepatnya saat mereka bangkit dari ketertinggalan 1-3 untuk menahan imbang Roma 3-3. Sejak saat itu, mereka berhasil meraih lima kemenangan dari enam pertandingan.
Spalletti mengakui tekanan besar akan selalu menyertai Juventus. “Ada tanggung jawab dan tekanan besar di klub ini. Namun, tim sedang berusaha memainkan sepak bola yang baik. Para pemain saling peduli dan siap berbagi beban, itu sangat penting bagi seorang pelatih,” ujarnya.
“Kami berada di jalur yang tepat dan setiap hari saya melihat perkembangan. Kami ingin terus melanjutkan tren ini,” tutup Spalletti.
Baca Juga
Respons Tendangan Kungfu di Elite Pro Academy U-20, Nova Arianto Janjikan Hukuman Keras

