Prabowo dan Trump Sepakati Era Baru Perdagangan RI-AS
WASHINGTON, investortrust.id - Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyepakati langkah konkret pelaksanaan perjanjian perdagangan timbal balik yang sebelumnya telah dicapai kedua negara.
Kesepakatan itu diumumkan melalui laman resmi Gedung Putih, AS, saat Presiden Trump dan Presiden Prabowo bertemu dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza di Washington DC, AS, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.
Dalam keterangan Gedung Putih bertajuk "Implementation of the Agreement Toward a New Golden Age for the U.S.-Indonesian Alliance", Trump dan Prabowo mengapresiasi langkah cepat dan konsisten kedua negara dalam mencapai kesepakatan tersebut.
Baca Juga
Tanggapi Agreement on Reciprocal Trade RI-AS, Ketum Kadin: Tarif 19 Persen Sangat Kompetitif
"Mereka juga menegaskan komitmen yang kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut," kata Gedung Putih dalam keterangannya.
Trump dan Prabowo menggarisbawahi implementasi kesepakatan tersebut akan menjadi fondasi menuju era keemasan baru aliansi AS-Indonesia. Kedua kepala negara berkomitmen menindaklanjuti perjanjian perdagangan resiprokal.
Trump dan Prabowo juga menegaskan komitmen kuat untuk memastikan pelaksanaan penuh dari kesepakatan besar tersebut.
Menurut Gedung Putih, implementasi perjanjian ini diharapkan memperkuat ketahanan ekonomi kedua negara, mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, serta berkontribusi pada kemakmuran global.
Baca Juga
Prabowo Sebut Perjanjian Tarif Dagang RI-AS Tonggak Baru Kemitraan Strategis
Sebagai tindak lanjut, Presiden Trump dan Presiden Prabowo menginstruksikan para menteri dan pejabat terkait di masing-masing pemerintahan untuk mengambil langkah tambahan guna memperdalam kerja sama strategis dan mewujudkan era baru kemitraan yang semakin berkembang antara kedua negara.
Dokumen tersebut ditandatangani Prabowo dan Trump di Washington pada 19 Februari 2026.

