The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan, Sebut Ekonomi AS Solid
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id – Bank Sentral AS (Federal Reserve) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 3,5% hingga 3,75%. Keputusan itu dikeluarkan Rabu (28/1/2026) waktu AS, setelah Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC/Federal Open Market Committee) menyelesaikan pertemuan selama dua hari.
Baca Juga
Inflasi PCE AS 2,8% YoY, Bagaimana Peluang Pemangkasan Bunga The Fed?
Dalam rilisnya, Komite menyebutkan bahwa indikator yang tersedia menunjukkan aktivitas ekonomi AS terus berkembang dengan laju yang solid. Pertambahan lapangan kerja tetap rendah, dan tingkat pengangguran menunjukkan beberapa tanda stabilisasi. Namun, Komite mengakui, inflasi masih berada pada level yang agak tinggi.
“Komite berupaya mencapai lapangan kerja maksimum dan inflasi sebesar 2% dalam jangka panjang. Ketidakpastian terhadap prospek ekonomi tetap tinggi. Komite mencermati risiko terhadap kedua sisi mandat gandanya,” beber Komite.
Dalam mempertimbangkan besaran dan waktu penyesuaian tambahan terhadap kisaran target suku bunga federal funds rate, Komite akan secara cermat menilai data yang masuk, perkembangan prospek, serta keseimbangan risiko. Komite menekankan komitmen yang kuat untuk mendukung lapangan kerja maksimum dan mengembalikan inflasi ke target 2%.
Baca Juga
The Fed Pangkas Bunga Acuan 25 Bps, Isyaratkan Kehati-hatian pada 2026
Komite, sesuai pernyataan yang diunggah di situs The Fed, akan terus memantau implikasi informasi yang masuk terhadap prospek ekonomi. “Komite siap menyesuaikan sikap kebijakan moneter apabila muncul risiko yang dapat menghambat pencapaian. Penilaian Komite akan mempertimbangkan berbagai informasi, termasuk kondisi pasar tenaga kerja, tekanan inflasi dan ekspektasi inflasi, serta perkembangan keuangan dan internasional,” urai Komite.
Dalam Keputusan FOMC, yang memberikan suara mendukung keputusan kebijakan moneter ini adalah Jerome H. Powell (Ketua), John C. Williams (Wakil Ketua), Michael S. Barr, Michelle W. Bowman, Lisa D. Cook, Beth M. Hammack, Philip N. Jefferson, Neel Kashkari, Lorie K. Logan, dan Anna Paulson. Sedangkan, peserta yang memberikan suara menentang keputusan ini adalah Stephen I. Miran dan Christopher J. Waller. Mereka lebih memilih menurunkan kisaran target suku bunga federal funds rate sebesar 25 bps.

