Ekspor India November Naik Tajam meski Dihantam Tarif Tinggi AS
Poin Penting
|
NEW DELHI, investortrust.id - Total ekspor barang India pada November naik 19% secara tahunan menjadi US$38,13 miliar, didorong oleh perbaikan signifikan dalam perdagangan dengan Amerika Serikat.
Baca Juga
Ekonomi India Masih Melaju Kencang, Tumbuh 7,8% pada Kuartal II-2025
Defisit perdagangan barang India, yang sempat mencetak rekor tertinggi sekitar US$41,7 miliar pada Oktober, menyusut menjadi US$24,5 miliar pada November. Angka ini lebih baik dibandingkan perkiraan jajak pendapat Reuters sebesar US$32 miliar.
Ekspor India ke Amerika Serikat melonjak 22,6% pada November menjadi US$6,98 miliar, lebih tinggi dibandingkan US$6,31 miliar pada bulan sebelumnya. Ekspor India ke AS tercatat turun 8,6% pada Oktober dan 11,9% pada September.
Secara keseluruhan, ekspor barang dan jasa India pada November meningkat 15,52% menjadi US$73,99 miliar. Ekspor elektronik, permata dan perhiasan, barang teknik, serta tekstil jadi menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tarif AS
Pada Agustus, Amerika Serikat memberlakukan tarif tambahan sebesar 25% terhadap impor dari India, sehingga total bea masuk mencapai hingga 50%. Tarif tersebut termasuk yang paling tinggi yang diterapkan Washington kepada mitra dagangnya, dengan sektor tekstil, permata dan perhiasan, serta produk kelautan paling terdampak.
Baca Juga
Trump Tekan India, Kenakan Tarif Tertinggi 50% Gara-gara Minyak Rusia
“Meski menghadapi tekanan global, India mencatat pertumbuhan ekspor positif dengan 14 dari 20 mitra dagang utamanya, mencerminkan meningkatnya diversifikasi dan ketahanan perdagangan luar negeri,” urai Presiden asosiasi industri India PHDCCI, Rajeev Juneja, seperti dikutip CNBC.
Perundingan dagang antara AS dan India telah berlangsung selama berbulan-bulan, namun kesepakatan belum juga tercapai. Kedua pihak mulai melunakkan sikap, dengan Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan penurunan tarif bagi India.
Untuk mendekati Washington, New Delhi meningkatkan pembelian minyak dan gas dari AS guna mengurangi surplus perdagangan yang dinikmatinya. India juga diperkirakan akan meningkatkan pembelian produk pertanian dari Amerika Serikat.

