Bursa Eropa Menghijau, Saham Bayer Melejit 12%
Poin Penting
• Saham Bayer melesat 12% setelah pemerintah AS mendukung pembatasan gugatan terhadap produk Roundup di Mahkamah Agung.
• Bursa Eropa bergerak mendatar namun mayoritas menguat, dengan sektor utilitas dan perbankan membukukan kinerja positif.
• Bank of England menurunkan estimasi kebutuhan modal bank dan menyatakan seluruh bank besar Inggris lulus uji ketahanan.
• Ekspektasi pasar meningkat bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada 9–10 Desember, dengan probabilitas 87%.
LONDON, investortrust.id - Saham-saham Eropa bergerak tipis namun berakhir di wilayah positif pada Selasa (2/12/2025). Pelaku pasar masih berhati-hati setelah aksi jual luas pada hari pertama perdagangan Desember. Indeks Stoxx 600 pan-Eropa ditutup sedikit di atas garis datar, dengan bursa utama mencatat pergerakan beragam.
Baca Juga
Bursa Eropa di Zona Merah, Saham Airbus Anjlok Lebih dari 5%
Dikutip dari CNBC, sektor utilitas menjadi salah satu yang mencatatkan kenaikan tertinggi, 0.3%. Saham Orsted melonjak 3%, sedangkan EDP menguat 1,7%. Di Inggris, indeks FTSE 350 Banks naik 1,2% setelah Bank of England memangkas estimasi kebutuhan modal bagi bank—pemangkasan pertama dalam satu dekade. Bank sentral juga menegaskan bahwa seluruh bank besar Inggris lulus uji ketahanan terhadap skenario guncangan ekonomi.
Bank-bank seperti Metro Bank dan Lloyds mencatat kenaikan masing-masing 2,6% dan 2%. Pergerakan pasar ini terjadi di tengah ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada pertemuan 9–10 Desember, dengan probabilitas 87,2% menurut CME FedWatch Tool.
Baca Juga
Risalah FOMC: Pejabat The Fed Terpecah soal Pemangkasan FFR Desember
Di sisi korporasi, saham Bayer melonjak 12% setelah pemerintahan Trump mendukung argumen perusahaan tersebut untuk membatasi ribuan gugatan terkait produk herbisida Roundup. Jaksa Agung AS mendesak Mahkamah Agung agar membatasi gugatan berbasis hukum negara bagian, seraya menegaskan bahwa regulasi federal soal pestisida seharusnya memiliki kedudukan lebih tinggi.
CEO Bayer Bill Anderson menyambut dukungan ini sebagai langkah penting bagi kepastian regulasi, terutama bagi para petani AS yang sangat bergantung pada kejelasan aturan. Bayer telah menghadapi ribuan gugatan serta membayar miliaran dolar sejak mengakuisisi Monsanto pada 2018.
Selain itu, Santander Spanyol naik 1,5% setelah menjual 3,5% saham di unit Polandia senilai sekitar US$473 juta, menyisakan kepemilikan 9,7%. Dari sisi makro, inflasi zona euro naik sedikit menjadi 2,2% pada November, sementara di Inggris harga ritel turun 0,6% secara tahunan dan pertumbuhan harga rumah melambat menjadi 1,8%.

