Prabowo Paparkan Peran Indonesia di KTT Gaza di Mesir Ciptakan Perdamaian di Gaza
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berbicara dengan penuh harapan tentang upaya diplomatik yang dilakukan dalam menyelesaikan konflik Gaza. Dalam sesi wawancara dengan CEO Forbes, Steve Forbes, pada ajang Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta, Rabu (15/10/2025), Prabowo mengungkapkan peran Indonesia dalam sebuah pertemuan dengan Presiden Trump di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gaza yang berlangsung di Mesir, yang dihadiri oleh delapan negara mayoritas Muslim, termasuk Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar.
Prabowo menceritakan bahwa pada kesempatan tersebut, Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, mengundang sejumlah pemimpin negara-negara Muslim terkemuka, termasuk Indonesia, untuk berdiskusi mengenai solusi perdamaian untuk Gaza. “Presiden Trump memanggil sekitar delapan pemimpin negara Muslim, termasuk saya mewakili Indonesia, dan kami berdiskusi tentang rencana yang ia tawarkan,” ungkap Prabowo.
Menurut Prabowo, rencana yang disampaikan oleh Presiden Trump memberikan secercah harapan untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung lama di Gaza.
“Kami melihat rencana itu, kami mendiskusikannya, dan itu memberi kami harapan. Beberapa pemimpin negara Arab lainnya juga mengatakan bahwa mereka bisa menerima rencana itu. Mereka merasa itu memberikan harapan,” kata Prabowo. Namun, ada satu hal yang menjadi perhatian mereka: bagaimana dengan Israel?
Sebagai bagian dari rencana perdamaian, Presiden Trump berjanji untuk meyakinkan pihak Israel untuk mendukung inisiatif tersebut. “Apa yang dia katakan adalah, ‘Saya akan meyakinkan Israel.’ Dan ternyata, dia berhasil melakukan itu,” jelas Prabowo.
Baca Juga
Perangi Korupsi Lewat Keteladanan, Prabowo Pernah Coret Kerabat dari Proyek Pertahanan
Seiring dengan kemajuan diplomatik tersebut, situasi di Gaza mulai menunjukkan perubahan yang positif. “Sekarang kita sudah melihat adanya gencatan senjata. Bantuan kemanusiaan mulai masuk, dan beberapa sandera telah dibebaskan,” ujar Prabowo, menambahkan bahwa meskipun begitu, masih ada beberapa korban yang harus diidentifikasi dan dievakuasi.
Prabowo optimistis bahwa kesepakatan tersebut dapat bertahan dan memberikan solusi jangka panjang bagi Gaza.
Ia juga menegaskan komitmen Indonesia untuk turut berkontribusi dalam menjaga perdamaian di kawasan tersebut. “Indonesia masih siap untuk menjadi bagian dari solusi ini. Jika diperlukan pasukan penjaga perdamaian, kami siap mengirimkan pasukan perdamaian,” tegas Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan rasa optimisme bahwa perdamaian di Gaza bisa tercapai jika semua pihak bekerja sama dengan niat baik. "Saya pribadi optimis. Saya berharap ini bisa berhasil," ujarnya.

