‘Shutdown’ Berlanjut, Yield Obligasi AS Bergerak Naik
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) naik pada Senin (6/10/2025) karena penutupan pemerintahan AS terus berlanjut dan investor memantau kondisi ekonomi negara itu.
Baca Juga
Yield USTreasury Turun di Tengah Risiko ‘Shut Down’ Pemerintah AS
Dikutip dari CNBC, imbal hasil Treasury tenor 10 tahun naik lebih dari 4 basis poin menjadi 4,164%, dan imbal hasil obligasi 30 tahun juga naik lebih dari 4 basis poin menjadi 4,759%. Imbal hasil Treasury tenor 2 tahun naik 2 basis poin menjadi 3,597%.
Penutupan pemerintahan AS, yang dimulai pada awal bulan, berlanjut karena para legislator kembali gagal mencapai kesepakatan untuk menjaga agar pemerintahan tetap berjalan.
Pada Jumat, upaya untuk meloloskan resolusi “clean” versi Partai Republik — yang akan mempertahankan pendanaan pada tingkat saat ini hingga November — maupun versi Partai Demokrat yang mencakup perpanjangan kredit pajak perawatan kesehatan dan langkah-langkah lainnya, tidak berhasil. Ketidaksepakatan inilah yang awalnya memicu penutupan pemerintahan, karena para legislator dari Partai Republik dan Demokrat berselisih mengenai isi rancangan pendanaan tersebut.
Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, mengatakan pada Minggu bahwa pemutusan hubungan kerja bagi pegawai federal akan dimulai jika Presiden Donald Trump memutuskan bahwa negosiasi untuk mengakhiri penutupan pemerintahan “benar-benar diam di tempat.”
Investor kini menghadapi kekosongan data ekonomi akibat penutupan ini, termasuk laporan ketenagakerjaan bulan September yang seharusnya dirilis pada Jumat.
Baca Juga
Kepercayaan Konsumen AS Merosot, ‘Shutdown’ Ancam ‘Blackout’ Data Ekonomi
Investor selanjutnya akan memantau pidato dari beberapa pejabat Federal Reserve, termasuk Gubernur Fed Stephen Miran pada Rabu dan Ketua Jerome Powell pada Kamis. Mereka juga akan mencermati risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu.

