Prabowo Pimpin Delegasi RI, 200 Pertemuan Diplomasi Digelar di PBB
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York, Amerika Serikat, menjadi panggung diplomasi yang sibuk bagi Indonesia. Presiden Prabowo Subianto memimpin delegasi dan dijadwalkan menyampaikan pidato dalam sesi debat umum dengan posisi berbicara ketiga, setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Rabu (23/9/2025).
Direktur Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri Tri Tharyat mengungkapkan Indonesia menerima 258 tawaran pertemuan bilateral selama Pekan Tingkat Tinggi (High Level Week) yang berlangsung pada 22-27 September 2025. Setelah dikurasi dengan mempertimbangkan prioritas dan lokasi, hanya sekitar 200 pertemuan yang diambil.
Baca Juga
Pidato di Sidang Umum PBB, Presiden Prabowo Mengulang Sejarah Perjuangan Diplomasi Prof Sumitro
“Yang kami identifikasi tadi sore, tidak mungkin semua kita hadiri. Jadi sejauh ini hampir 200 pertemuan dari berbagai negara yang akan kita hadiri,” ujar Tri dalam pengarahan media di PTRI New York, Sabtu (20/9/2025).
Menurut Tri, agenda pertemuan tidak hanya mencakup debat umum di Markas Besar PBB, tetapi juga side event, pertemuan bilateral, dan forum yang diinisiasi Pemerintah Indonesia.
“Pak Menko Pangan, kemudian Menteri BPKM/Hilirisasi, Menteri HAM, dan Menteri Kesehatan, semuanya punya jadwal padat. Mereka akan berbicara di berbagai event, tidak hanya sebagai tuan rumah tetapi juga co-hosting dengan negara lain,” jelasnya.
145 negara konfirmasi kehadiran
Tri menambahkan, dari total 193 negara anggota PBB, sebanyak 145 negara telah mengonfirmasi kehadiran. Perinciannya, 137 negara diwakili kepala negara atau pemerintahan, lima diwakili wakil presiden, tiga diwakili wakil perdana menteri, dan 43 negara diwakili pada tingkat menteri atau pejabat senior lainnya.
Topik pembahasan luas, mulai bisnis dan investasi, krisis pengungsi, isu hukum perang, keamanan nuklir, hingga perubahan iklim dan kesehatan global. Pertemuan dilakukan di dalam maupun di luar Markas Besar PBB di New York.
Selain Presiden Prabowo, jajaran menteri yang hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri HAM Yusril Natalius Pigai serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Agenda mereka mencakup partisipasi dalam forum global, memperkuat kerja sama multilateral, dan mempromosikan kepentingan ekonomi Indonesia.
Baca Juga
Tiba di New York, Prabowo Siap Berpidato di Sidang Majelis Umum PBB
Kedatangan Presiden Prabowo di New York melalui Bandara Internasional John F. Kennedy pada Jumat (19/9/2025) pukul 16.50 waktu setempat menjadi tanda dimulainya agenda diplomasi intensif. Sebelumnya, Prabowo menyelesaikan kunjungan kerja di Osaka, Jepang.
Kehadiran Indonesia di forum ini menjadi momentum penting memperkuat posisi negara dalam percaturan global, sekaligus mengamankan kepentingan nasional di bidang pangan, kesehatan, dan hilirisasi industri.

