Wall Street Rebound Setelah Pengecualian Tarif Trump, Dow Melonjak Hampir 500 Poin
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham menguat pada Rabu waktu AS atau Kamis (06/03/2025) WIB, setelah pegumuman Gedung Putih terkait pengecualian tarif. Investor berharap bahwa pengecualian bagi produsen mobil terhadap tarif kontroversial Presiden Donald Trump akan membuka peluang untuk pelonggaran lebih banyak.
Baca Juga
Trump Beri Pengecualian Tarif Satu Bulan bagi Produsen Mobil
Indeks Dow Jones Industrial Average bangkit 485,60 poin, atau 1,14%, menjadi 43.006,59, setelah jatuh lebih dari 1.300 poin dalam dua sesi terakhir. S&P 500 naik 1,12% ke 5.842,63, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,46% ke 18.552,73.
Saham menguat setelah Gedung Putih mengumumkan penundaan tarif selama satu bulan bagi produsen mobil yang kendaraannya mematuhi Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada. Stellantis melonjak lebih dari 9%, sementara Ford dan General Motors masing-masing naik lebih dari 5% dan 7%.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt juga mengatakan bahwa Trump terbuka untuk memberikan pengecualian tambahan terhadap pajak tersebut.
“Para trader melihat bahwa pemerintah akan merespons tekanan pasar," kata Ross Mayfield, analis strategi investasi di Baird, seperti dikutip CNBC. Ia memperkirakan Gedung Putih akan "bergerak cepat" menyesuaikan kebijakan sesuai kebutuhan. "Ini semakin mengonfirmasi keyakinan investor yang memiliki pandangan tersebut," ujarnya.
Reli tajam terjadi pada sesi perdagangan sore setelah pengumuman pengecualian tarif itu. Sekitar tiga perempat anggota S&P 500 berakhir menguat, sementara indeks Russell 2000 yang berfokus pada saham kapitalisasi kecil naik sekitar 1%. Saham teknologi seperti Microsoft dan Tesla juga menguat, menandai pembalikan setelah sektor ini memimpin penurunan pasar baru-baru ini.
Baca Juga
Tegas! Trump Konfirmasi Pemberlakuan Tarif 25% untuk Kanada dan Meksiko
Namun, ketidakpastian tetap ada ketika Trump mengatakan bahwa upaya Kanada dalam menangani fentanyl "tidak cukup baik" dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Ketiga indeks utama sempat berayun antara wilayah positif dan negatif sebelum pengumuman penundaan tarif bagi produsen mobil, menyoroti volatilitas pasar yang meningkat saat investor terus memantau kebijakan tarif.
Baca Juga
Wall Street Babak Belur Dihantam Sentimen Tarif Trump, Dow Anjlok Hampir 700 Poin
Tarif yang diberlakukan Trump, dan pengumuman rencana balasan dari China, Meksiko, serta Kanada, telah mengguncang pasar minggu ini, dengan saham turun dalam dua sesi sebelumnya. Meskipun ada kenaikan pada hari Rabu, ketiga indeks utama masih turun lebih dari 1% dalam sepekan terakhir.

