Pasar Asia Menguat di Awal Pekan Natal, Merger Nissan-Honda Jadi Sorotan
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik memulai pekan Natal yang lebih pendek dengan catatan positif, setelah ancaman penutupan pemerintah AS berhasil dihindari pada akhir pekan.
Pada hari Senin (23/12/2024), investor menantikan pengumuman resmi terkait merger antara produsen mobil Jepang, Honda Motor dan Nissan Motor. Media Jepang, Jiji Press, melaporkan bahwa pengumuman tersebut bisa saja dilakukan pada hari Senin.
Baca Juga
Potensi Mega Merger dengan Honda, Saham Nissan Melejit ke Level Teringgi dalam 40 Tahun
Laporan ini muncul setelah saham Nissan mengalami lonjakan tertinggi pada hari Rabu lalu, menyusul laporan media bahwa produsen mobil Jepang yang tengah menghadapi kesulitan tersebut berencana untuk bergabung dengan Honda.
Dikutip dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,68%, sementara Topix menguat 0,51%.
Kospi Korea Selatan naik 0,72%, dan Kosdaq, yang berfokus pada saham berkapitalisasi kecil, meningkat 0,96%.
S&P/ASX 200 Australia memulai hari dengan kenaikan 0,71%.
Futures untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di 19.886, mengindikasikan pembukaan yang lebih kuat dibandingkan dengan penutupan HSI di 19.720,7.
Akhir pekan lalu, ketiga indeks utama di pasar saham ASmengalami kenaikan, didukung oleh data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan.
Baca Juga
Wall Street Rebound Didukung Data Inflasi, Dow Melejit Hampir 500 Poin
Dow Jones Industrial Average naik 1,18%, S&P 500 bertambah 1,09%, dan Nasdaq Composite yang didominasi teknologi naik 1,03%.
Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), yang menjadi ukuran inflasi favorit Federal Reserve, naik menjadi 2,4% pada November dari 2,3% bulan sebelumnya, namun masih di bawah perkiraan Dow Jones sebesar 2,5%. Tanpa memasukkan harga makanan dan energi, PCE inti meningkat 2,8% dari tahun sebelumnya, sedikit di bawah ekspektasi 2,9%.

