Dow Futures Melonjak 500 Poin di Tengah Spekulasi Kemenangan Trump
NEW YORK, investortrust.id - Saham berjangka AS bergerak naik pada Selasa malam (5/11/2024) saat investor mulai berspekulasi bahwa mantan Presiden Donald Trump mungkin unggul dalam pemilihan presiden. Dow Futures bertambah 510 poin, atau sekitar 1,2%. S&P 500 futures naik 1,1% dan Nasdaq 100 futures naik 1,2%.
Baca Juga
Sentimen Pilpres AS Dongkrak Wall Street, Dow Jones Melesat Lebih dari 400 Poin
Bitcoin melonjak ke level tertinggi sepanjang masa, dan dolar AS — yang diperkirakan Wall Street akan naik jika Trump menang — juga mengalami penguatan pada Selasa malam. Futures untuk indeks saham kecil Russell 2000, yang juga diproyeksikan mendapat keuntungan dari Trump, melonjak lebih dari 2%.
Saham Trump Media & Technology Group, perusahaan media sosial yang terkait erat dengan kandidat presiden dari Partai Republik ini, melonjak lebih dari 30% dalam perdagangan di platform Robinhood.
Imbal hasil Treasury 10 tahun melonjak ke sekitar 4,45% karena spekulasi bahwa pemotongan pajak yang diusulkan Trump dan rencana pengeluaran lainnya akan meningkatkan defisit fiskal, sementara kemungkinan tarif dapat memicu kembali inflasi.
Baca Juga
Warga Amerika memberikan suara mereka di seluruh negeri dalam persaingan ketat antara Trump dan Wakil Presiden Kamala Harris. Pada sekitar pukul 10:30 Selasa malam waktu AS, NBC News memproyeksikan bahwa Trump telah memenangkan 214 suara elektoral, dengan negara bagian kunci seperti Pennsylvania dan Georgia masih terlalu ketat untuk diputuskan. Trump membutuhkan 270 suara elektoral untuk menang.
Goldman Sachs memprediksi bahwa kemenangan Trump dan sapuan Partai Republik di Kongres akan memicu kenaikan 3% pada S&P 500. Bahkan kemenangan Trump dan Kongres yang terpecah diperkirakan menyebabkan kenaikan sekitar 1,5%, menurut bank tersebut. Sebaliknya, kemenangan Harris dengan Kongres yang terpecah akan menyebabkan penurunan 1,5% di S&P 500, kata bank itu kepada kliennya.
“Saya sangat menganut pandangan bahwa kemenangan Trump akan sangat baik untuk saham,” kata Jason Trennert, ketua di Strategas, pada acara “Power Lunch” CNBC. “Dan saya pikir kemenangan Harris tidak akan terlalu baik untuk aset berisiko.”
Agenda Trump untuk pemotongan pajak dapat memberikan dorongan nyata bagi perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat, tetapi tarif tinggi dan kemungkinan perang dagang global di bawah kepemimpinannya dapat menyebabkan ketidakpastian lebih lanjut dan kebangkitan inflasi. Dalam pemerintahan Harris, risiko regulasi yang lebih ketat dapat membawa pengawasan lebih kepada industri seperti perbankan dan kesehatan, sementara dukungan Demokrat untuk energi bersih dapat mengangkat perusahaan kendaraan listrik dan energi surya.
Investor juga mengamati dengan cermat apakah susunan partai di kedua majelis Kongres akan tetap terbagi. Sapuan oleh Partai Republik atau Demokrat dapat menyebabkan perubahan besar dalam pengeluaran atau perubahan signifikan dalam kebijakan pajak.

