Wall Street Mayoritas Menguat Jelang Pertemuan The Fed, Dow Jones Sentuh ATH
NEW YORK, investortrust.id – Pasar saham AS mayoritas menguat pada Senin waktu AS atau Selasa (17/9/2024). S&P 500 sedikit menguat, sedangkan Dow Jones menyentuh level tertinggi sepanjang masa (ATH/all time high).
Baca Juga
Reli di Wall Street: Dow Melonjak Hampir 300 Poin, S&P dan Nasdaq Catat Pekan Terbaik Sepanjang 2024
Investor menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve. Para bankir bank sentral diperkirakan akan menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak tahun 2020.
S&P 500 bertambah 0,1%. Sedangkan, Nasdaq Composite yang berbasis teknologi merosot 0,6%. Dow Jones Industrial Average yang terdiri atas 30 saham naik 196 poin, atau 0,5%. Dow melonjak ke level tertinggi baru sepanjang masa.
Saham Apple turun hampir 3% setelah analis di perusahaan, termasuk Bank of America dan JPMorgan, mencatat bahwa waktu pengiriman dapat menyebabkan permintaan yang lebih rendah untuk model iPhone 16 Pro dibandingkan tahun sebelumnya.
Saham-saham chip seperti Nvidia, yang memimpin kebangkitan pasar minggu lalu, melemah karena investor melepas sebagian sahamnya. Raksasa AI kehilangan 2,8% pada hari Senin. Broadcom turun 3%, sementara KLA dan Marvell Technology masing-masing turun 3,5% dan 2,5%.
S&P 500 berjarak sekitar 1% dari rekor bulan Juli dan dapat mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa minggu ini. Setelah awal yang buruk di bulan September yang secara historis lemah, tiga indeks utama AS mengakhiri sesi perdagangan minggu lalu di zona hijau, dengan S&P 500 dan Nasdaq baru saja menutup minggu terbaiknya di tahun 2024.
The Fed akan mengadakan pertemuan pada hari Selasa dan Rabu dan diperkirakan akan menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak dimulainya siklus kenaikan suku bunga pada bulan Maret 2022. Pemangkasan pada minggu ini akan menjadi langkah yang sangat penting, karena banyak investor berharap keputusan tersebut dapat menurunkan pinjaman. biaya bagi perusahaan dan meningkatkan pertumbuhan pendapatan secara keseluruhan.
Baca Juga
Isyarat Penurunan Suku Bunga Makin Kuat, Powell : Sudah Saatnya Lakukan ‘Adjustment’
Suku bunga pinjaman semalam kini berada pada 5,25% hingga 5,5%. Pasar saat ini memperkirakan kemungkinan 59% bahwa bank sentral akan menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin, menurut alat FedWatch CME Group yang mengukur data dana berjangka fed fund.
Sektor keuangan dan energi bertambah 0,9% pada hari Senin, mengungguli pasar yang lebih luas sementara teknologi informasi turun 0,7%, kerugian sektor terbesar pada sesi ini.
“Banyak investor yang ‘profit taking’ atas keuntungan perusahaan teknologi besar selama setahun terakhir, khususnya saham semikonduktor,” kata Christopher Barto, analis investasi senior di Fort Pitt Capital, seperti dikutip CNBC.
Menurut Barto, belum ada pergeseran sektor sepenuhnya di pasar, namun terlihat area lain di pasar mulai membaik, dan hal ini sebagian besar berkaitan dengan tren penurunan suku bunga.

