Didorong Segmen Korporasi, Kredit Permata Bank (BNLI) Naik 5,5%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Permata Bank Tbk (BNLI) mencatatkan pertumbuhan kredit 5,5% secara year on year (yoy) menjadi Rp 163,3 triliun pada 2025. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kredit korporasi yang naik 11,2% (yoy) menjadi Rp 99,6 triliun.
Direktur Utama Permata Bank Meliza M Rusli mengungkapkan, pertumbuhan tersebut diiringi dengan kualitas kredit yang terjaga dengan baik. Tercermin dari non performing loan (NPL) gross 2,1% di tahun lalu.
“Di tengah dinamika perekonomian dan industri sepanjang 2025, Permata Bank terus menjaga momentum pertumbuhan dengan tetap disiplin, prudent, dan konsisten menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap rencana dan keputusan,” ujarnya, dalam keterangan pers, Kamis (12/2/2026).
Di sisi bersamaan, lanjut Meliza, total pendapatan tercatat tumbuh 3,8% (yoy) menjadi Rp 12,6 triliun. Capaian tersebut dikontribusi oleh naiknya pendapatan non bunga sebesar 34,1% menjadi Rp 2,6 triliun.
Baca Juga
“Pencapaian positif bank juga tercermin dari kinerja laba setelah pajak menjadi Rp 3,6 triliun pada akhir tahun 2025,” katanya.
Dari sisi penghimpunan dana, Permata Bank sukses menghimpun dana sebesar Rp 192,8 triliun pada 2025, tumbuh 3,9% (yoy). Dari jumlah tersebut, dana murah atau current account and saving account (CASA) menjadi kontributor terbesar dengan porsi 63,9%.
Alhasil, rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) Permata Bank berada di angka 84,5% pada penghujung 2025.
“Melalui penguatan kapabilitas digital, inovasi produk, dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, kami membangun bank yang bertumbuh secara bertanggung jawab, tetap dekat dengan nasabah, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.

