Konsisten Berdayakan Ekonomi Desa, BNI Raih Penghargaan Kemendes PDT
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meraih penghargaan dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) atas konsistensinya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa. Penghargaan tersebut diberikan pada puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Boyolali, Kamis (15/1/2026).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto kepada Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho. Acara ini disaksikan ribuan peserta yang terdiri atas kepala desa se-Jawa Tengah, Asosiasi Desa se-Indonesia, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) tingkat provinsi dan kabupaten.
Dalam sambutannya, Yandri menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan. Dia menyebut, pembangunan desa tidak dapat ditopang oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Jumlah desa di Indonesia mencapai 75.266. Ini tidak mungkin dikerjakan oleh satu kementerian atau satu sektor. Dibutuhkan kekompakan, persatuan, dan kemauan bersama untuk mendorong kemajuan desa,” ujar Yandri.
Baca Juga
Kemendes dan BNI Sepakati Kerja Sama Tuntaskan Masalah Kemiskinan di Desa
BNI menerima penghargaan karena berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan desa yang sejalan dengan Asta Cita ke-6, khususnya dalam penguatan ekonomi lokal. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui perluasan akses pembiayaan inklusif, peningkatan literasi keuangan, serta pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Sedangkan Eko Setyo Nugroho menegaskan, penghargaan tersebut menjadi penguatan komitmen perseroan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan desa secara berkelanjutan.
Ke depan, kata Eko, BNI memastikan pengembangan program pemberdayaan desa akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari peran perseroan dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif, merata, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi dari tingkat desa.
Baca Juga
Analis Sebut BNI (BBNI) Paling Siap Hadapi 2026 karena Likuiditas Longgar dan Efisiensi Terjaga

