Lewat Program Ini, BNI Perkuat Kapasitas UMKM Gorontalo Berorientasi Ekspor
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (BBNI) melalui program BNI Xpora menggelar pendampingan kepada Komunitas Ekspor Gorontalo (KEG) di Roemah Marly, Gorontalo.
Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengungkapkan, program ini dijalankan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memahami regulasi dan persyaratan internasional, sehingga produk UMKM dapat diterima lebih luas di pasar global.
“BNI terus memperkuat fokus pada pengembangan ekspor sebagai strategi utama mendorong UMKM naik kelas melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan pembiayaan berorientasi ekspor,” ujarnya, dalam keterangan pers, Minggu (30/11/2025).
Baca Juga
Dua Sekuritas Ini Patok Target Harga BBNI Rp 5.000, Begini Perhitungannya
Dalam kegiatan tersebut, lanjut Iqbal, BNI Xpora memberikan sejumlah materi penting, mulai dari market intelligence, strategi pemasaran global, pengenalan program Xpora, hingga pemahaman regulasi ekspor. Tujuannya, memberikan pengetahuan praktis mengenai kesiapan produk sesuai standar internasional, serta strategi penetrasi pasar yang tepat untuk masing-masing komoditas.
Menurutnya, kolaborasi dengan KEG juga sangat penting, karena KEG berperan sebagai wadah pembinaan UMKM berbasis ekspor, termasuk peningkatan kualitas produk dan tata kelola usaha. Sejumlah anggota komunitas tersebut juga telah lolos kurasi dan mengikuti pameran internasional di Tokyo pada 23-25 September 2025.
“Melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, BNI menilai program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing UMKM Gorontalo agar semakin produktif dan mampu memperluas pasar ke tingkat internasional,” kata Iqbal.
Baca Juga
BNI Raih Predikat The Most Trusted Company pada CGPI Award 2025
Inisiatif ini, kata dia, sejalan dengan komitmen BNI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan kapasitas usaha, perluasan akses pembiayaan, serta pengembangan jaringan pemasaran global.
“BNI berharap UMKM tidak hanya meningkatkan volume ekspor, tapi juga mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan di pasar global,” ucap Iqbal.

