Prudential Indonesia Perkuat Ekosistem Kesehatan untuk Kendalikan Inflasi Medis
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Lonjakan inflasi medis yang dalam beberapa tahun terakhir mencapai 11%-16% di Indonesia menjadi perhatian serius berbagai pihak. Salah satunya PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) yang berkomitmen menjaga agar kenaikan biaya kesehatan tak semakin membebani masyarakat.
Chief Health Officer Prudential Indonesia Yosie William Iroth mengungkapkan, inflasi medis adalah kenyataan yang tak bisa dihindari. Karena fenomena ini terjadi di seluruh dunia, tak hanya di Indonesia.
“Inflasi medis ini kan realita yang harus kita hadapi bersama. Kita tidak bisa bilang kalau ini hanya isu belaka, karena data statistik sudah ada dan bahkan di Indonesia sangat tinggi sekitar 11%-16%, dibanding negara-negara lain di Asia,” ujarnya, usai acara Prudential Indonesia Healthcare Media Roundtable, di Jakarta, Rabu (17/9/2025).
Baca Juga
Menghadapi kondisi tersebut, lanjut Yosie, pihaknya melakukan berbagai langkah strategis. Di antaranya menjalin kolaborasi dengan pemerintah melalui Satu Sehat, berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memperkuat ekosistem kesehatan, serta mendukung integrasi dengan BPJS Kesehatan.
Selain itu, Prudential Indonesia juga memperluas jaringan rumah sakit (RS) rekanan hingga mencapai 1.700 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 369 RS telah tergabung dalam jaringan PruPriority Hospitals yang memungkinkan layanan cashless bagi nasabah.
“Ini merupakan cara kita untuk bisa memastikan bahwa kita sama-sama kendalikan inflasi medis,” kata Yosie.
Baca Juga
Dorong Perempuan Melek Finansial, Prudential Gelar Pelatihan Literasi Keuangan
Prudential Indonesia, kata Yosie, juga melakukan negosiasi harga dan diskon dengan RS, yang hasilnya bakal dikembalikan kepada nasabah dalam bentuk transparansi tagihan.
“Di situ dia, dia (RS) bilang berapa biaya yang dikenakan kepada nasabah tapi dibayar oleh perusahaan asuransi, berapa diskon, dan sebagainya. Ini kita kembalikan kepada nasabah,” ucap Yosie.

