Kembali Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI 2025-2028, Ini Profil Lengkap Budi Tampubolon
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) resmi menetapkan kepengurusan baru melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Rapat Anggota Luar Biasa (RALUB) yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. Agenda utama rapat meliputi penyampaian laporan kinerja dan keuangan tahun buku 2024, serta pemilihan Ketua Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas AAJI periode 2025-2028.
Dalam forum tersebut, seluruh perusahaan anggota AAJI secara aklamasi menyetujui pengangkatan Budi Tampubolon sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI periode 2025-2028. Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepengurusan periode 2022-2025.
Dalam sambutannya, Budi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang hadir meski di tengah kondisi industri yang dibayangi berbagai tantangan. “Saya percaya, dengan kolaborasi dan kerja keras, tiga tahun ke depan akan menjadi momentum untuk memperkuat perlindungan dan memberi manfaat yang lebih besar lagi bagi masyarakat,” ujarnya, dalam keterangan pers, belum lama ini.
Baca Juga
Ke depan, ia menegaskan akan mendorong fokus utama AAJI pada empat hal, antara lain literasi dan edukasi, yaitu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya asuransi jiwa; penguatan infrastruktur data, dengan membangun data center dan database industri yang lebih terintegrasi.
Lalu, pengembangan sumber daya manusia (SDM), dengan meningkatkan kompetensi tenaga pemasar dan profesional industri; serta Center of Excellence dengan menjadikan Sekretariat AAJI sebagai pusat rujukan industri.
Selain mengukuhkan kembali Budi Tampubolon secara aklamasi, rapat juga menetapkan tiga nama sebagai Dewan Pengawas AAJI periode 2025-2028, yaitu Firdaus Djaelani, Ricardo Simanjuntak, dan Randy Lianggara.
Baca Juga
AAJI berkomitmen, pengurus baru akan melanjutkan agenda transformasi industri, mulai dari menjawab tantangan regulasi, memperkuat sinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, hingga memastikan keberlanjutan melalui inovasi produk, digitalisasi,dan perluasan inklusi asuransi.
Profil
Budi Tampubolon merupakan sosok yang sudah lebih dari dua dekade berkecimpung di industri asuransi jiwa di Indonesia. Pria kelahiran Medan, 2 Oktober 1967 ini kini dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI periode 2025-2028, sekaligus Direktur Utama PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) sejak 27 Juni 2024.
Budi menyelesaikan pendidikan sarjana di Universite de Nantes, Prancis, jurusan Matematika Terapan pada 1992. Ia kemudian melanjutkan studi dan meraih gelar Magister Manajemen (S2) bidang Manajemen Aktuaria dari Universitas Indonesia (UI) pada 2001.
Selain aktif di AAJI, Budi juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Kerja Sama Universitas pada Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Di AAJI sendiri, ia mulai dipercaya sebagai Kepala Departemen Aktuaria dan Produk pada Oktober 2011, lalu menjadi Ketua Bidang Operasional dan Aktuaria periode November 2017 hingga Mei 2019. Pada Mei 2019, ia terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI, dan kemudian terus berlanjut hingga periode 2025-2028.
Karir Budi di industri asuransi dimulai pada 2011 sebagai Actuarial Analyst di PT AXA Life Indonesia. Selanjutnya, ia menempati berbagai posisi strategis di sejumlah perusahaan besar, antara lain Assistant Manager di PT Asuransi Jiwa John Hancock Indonesia (2003), Associate Director & Chief Actuary PT Asuransi Cigna (2003-2008), Direktur Teknik & Operasional PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia (2008-2011).
Karirnya berlanjut sebagai Product & Services Director PT BNI Life Insurance (2011-2017), Presiden Direktur PT BNI Life Insurance (2017), Presiden Direktur PT AXA Financial Indonesia (2017-2018), Presiden Direktur PT Lippo Life Assurance (2019-2020), Direktur Utama PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia atau Mandiri InHealth (2020-2024), serta Direktur Utama IFG Life (2024-sekarang).

