Kadin Indonesia Soroti 4 Hal Ini Perlu Dievaluasi Pemerintah
JAKARTA, investortrust.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan bahwa kebijakan pemerintah yang terkait dengan efesiensi dan pengalihan anggaran memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap ekonomi daerah.
Ketua Umum Bidang Analis Mikro-Makro Kadin Indonesia Aviliani mengungkapkan, ekonomi daerah sebagian besar sangat terpengaruh pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sehingga menurut Aviliani, yang tumbuhnya tinggi adalah diluar Jawa . Di mana daerah tersebut sangat tergantung pada pertambangan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum Bidang Analis Mikro-Makro Kadin Indonesia dalam acara Kadin Global and Domestic Economic Outlook 2025 bertajuk “Mengekstraksi Hambatan Perdagangan dan Gejolak Ekonomi Global Untuk Daya Tahan Perekonomian Nasional” di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (12/6/2025).
"Tapi justru daerah-daerah yang tergantung pada APBD itu mengalami penurunan pertumbuhan. Itu yang pertama yang kita melihat," ujar Aviliani.
Yang kedua, dalam kesempatan ini, Aviliani juga menyoroti terkait fokus belanja pemerintah yang menjadi evaluasi yang perlu dperhatikan. Menurut Aviliani, Kadin Indonesia belum melihat fokus belanja pemerintah, karena pengusaha juga melihat efek dari pengalihan anggaran ini tidak terdampak pada pengusaha.
"Jadi mungkin perlu dilihat apabila ada pengalihan anggaran perlu diperhatikan timelapse. Jadi jangka waktu yang pertama, yang kedua adalah fokus. Karena ketika tidak ada fokus itu juga berpengaruh terhadap multiplier effect ekonomi pada pengusaha dan dunia usaha juga," ungkap Aviliani.
Lebih lanjut, Aviliani menyebut, hambatan regulasi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan untuk dievaluasi. Menurutnya, regulasi juga menjadi satu hal yang penting.
"Kemudian yang keempat, satgas. Kemarin kita sudah membentuk satgas, tapi sampai hari ini belum keluar. Nah satgas ini sudah kita juga bentuk di Kadin Pak Suahasil Nazara (Wakil Menteri Keuangan Indonesia) untuk melihat masalah-masalah perusahaan yang ada di Kadin. Lalu kita bisa selesaikan. Jadi penyelesaiannya tidak harus dengan kebijakan-kebijakan yang besar tapi bisa kita selesaikan melalui satgas," jelas Aviliani.
Di sisi lain, Aviliani membeberkan bahwa dengan adanya gelaran seperti ini, sehingga akan ada evaluasi dari ekonomi daerah. Aviliani berharap dari ekonomi daerah ini, Kadin Indonesia punya potret bagaimana sektor-sektor di daerah yang tumbuh dan sektor-sektor apa yang sebenarnya perlu didorong.
"Kita berharap hari ini manfaatnya buat teman-teman pengusaha bisa buat mengambil keputusan, bisa juga menjadi masukan-masukan di dalam melakukan keputusan berinvestasi," pungkas Aviliani.

