Wahai Para Agen Asuransi, Generali Indonesia Cari 2.000 Agen di 2024
JAKARTA, investortrust.id - Chief Executive Officer (CEO) Generali Indonesia, Edy Tuhirman mengungkapkan, kanal distribusi keagenan masih menjadi penopang utama bisnis perusahaan. Oleh karena itu ia menargetkan akan menambah sekitar 2.000 agen pemasaran di tahun ini.
“Agen saat ini kita sudah sekitar 8.000 dan diharapkan bisa tembus sampai 10.000 agen,” ujarnya, di sela-sela peluncuran produk MCI Pro, di Jakarta, Kamis (22/3/2024).
Meski saat ini teknologi merupakan sebuah keniscayaan yang telah lazim diterapkan oleh seluruh industri termasuk juga asuransi, namun Edy menilai, peran dari manusia dalam hal ini agen pemasar dalam melayani kebutuhan nasabah akan produk proteksi masih sangat penting.
Baca Juga
Genjot Premi, Generali Rilis Produk Asuransi Tambahan Penyakit Kritis
“Bagaimanapun kita percaya, hi touch itu penting dan perlu. Teknologi tidak akan bisa menggantikan peran manusia karena kita perlu itu,” katanya. DI industri asuransi, "Hi Touch" merujuk pada pendekatan layanan yang mendalam dan personal kepada pelanggan, dengan agen asuransi langsung terlibat dalam menyediakan solusi, memberikan informasi, atau menangani klaim secara individu.
Menurut Edy, saat ini kanal distribusi keagenan di Generali Indonesia masih jadi penopang terhadap pendapatan premi. Selain itu, lanjut Edy, perusahaan yang cukup kuat di sgemen pasar korporasi, dan juga mempersenjatai diri dengan kanal distribusi melalui perbankan atau bancassurance.
Untuk menggenjot kanal keagenan, Generali terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dari para agen pemasar melalui capacity building hingga sertifikasi dan lisensi. “Kita ingin agen kita menjadi agen-agen yang profesional dan bisa memberikan advice-advice yang terbaik bagi nasabah kita,” jelas Edy.

